BNNP Sumut Musnahkan 466 Kg Ganja & 14.746 Ekstasi di Rumah Sakit

Proses pemusnahan barang haram, Rabu (14/3/2018).
Foto : fir/pojoksumut

Proses pemusnahan barang haram, Rabu (14/3/2018). Foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut memusnahkan barang bukti puluhan kilogram (kg) ganja kering dan belasan ribu butir pil ekstasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan, Rabu (14/3/2018) siang.

Adapun jumlah narkoba yang dimusnahkan 466 kg ganja dan 14.746 butir pil ekstasi. Pemusnahan dilakukan dengan menggunakan incenerator rumah sakit milik Pemko Medan ini.

Turut menyaksikan perwakilan Polda Sumut, Kejatisu, jajaran RSUD dr Pirngadi Medan, serta 5 orang tersangka pengedar barang haram tersebut.

“Total ganja ada 436 bungkus dengan berat hampir setengah ton. Lalu ekstasi, yang jumlahnya sebanyak 14.746 butir,” kata Kepala BNNP Sumut Brigjend Pol Marsauli Siregar.

Menurutnya, pemusnahan barang bukti narkoba ini merupakan amanah dari undang-undang. Selain itu, pemusnahan ini dilakukan juga sudah sesuai dengan persetujuan jaksa.

“Pemusnahan ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan berbagai pihak, yang selalu bertanya-tanya mengenai akan dikemanakan barang bukti narkoba yang disita oleh BNNP. Terlebih, RSUD dr Pirngadi memberikan fasilitas untuk dilakukannya pemusnahan itu,” ujar Marsauli.

Untuk diketahui, barang bukti narkoba jenis ganja dan ekstasi ini disita oleh BNNP dari 5 orang tersangka. Masing-masing tersangka ialah Wagino dan Syamsu Wijaya, yang dari tangannya disita sebanyak 222 bungkus ganja (233.370) gram pada 16 Januari 2018.

Selanjutnya tersangka Casmita Arya sebanyak 14.746 butir ekstasi pada 28 Januari 2018. Kemudian dari tangan tersangka Abadi dan Armansyah sebanyak 7 goni berisikan 214 bungkus ganja kering (232.650) gram pada 11 Februari 2018. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds