Menurut Djanur, Pemain Inilah Man Of The Match PSMS Vs PSPS

Selebrasi pemain PSMS usai menjebol gawang PSPS, Sabtu (17/3/2018) malam. Lawan Perseru, laga juga dilangsungkan malam hari.
Foto : psmsmedanoffcial

Selebrasi pemain PSMS usai menjebol gawang PSPS, Sabtu (17/3/2018) malam. Lawan Perseru, laga juga dilangsungkan malam hari. Foto : psmsmedanoffcial

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman mengapresiasi perjuangan skuadnya juga kehadiran suporter saat mengalahkan PSPS dengan skor 3-0 dalam laga uji coba di Stadion Teladan, Sabtu (18/3/2018) malam.

Ketiga gol PSMS dicetak Sadney Urikhob menit 49, Frets Listanto menit 56 dan Reinaldo Lobo menit 62.

“Uji coba pertama ini cukup bagus, atmosfernya dapat, karena kami selama ini uji coba di luar (Stadion Teladan) termasuk saat di Piala Presiden. Dengan persiapan yang ada, saya cukup puas dengan penampilan pemain, termasuk dengan berjubelnya penonton, saya ucapkan terima kasih. Karena bagaimana pun menambah semangat pemain,” ujarnya usai pertandingan.

Pun demikian, pelatih yang akrab disapa Djanur ini mengakui permainan timnya pada babak pertama masih terlihat buru-buru, sehingga tidak satupun gol tercipta.

“Meskipun dari awal saya tegaskan setiap uji coba kemenangan dengan berapa gol tidak menjadi prioritas. Berapapun gol kemenangan juga. Tapi saya ingin melihat komposisi dan skema yang diterapkan apakah sudah baik atau belum. Terbukti, pada babak pertama memang masih ada beberapa kebocoran sana sini, tapi babak kedua kita sudah bisa mengatur tempo. Saya cukup puas dengan penampilan pemain,” bebernya.

Pada pertandingan ini, Djanur secara jujur mengakui sosok Dilshod Sharofetdinov adalah man of the match. Meski usianya tak muda lagi, pemain asal Uzbekistan ini mampu menjadi jenderal di lapangan tengah. Beberapa kali umpan panjang dan terarahnya membahayakan lini pertahanan lawan. Termasuk dua umpan apik untuk gol pertama dan kedua PSMS.

“Penampilan Dilshod sangat bagus. Dia sudah terlihat seperti jenderal lapangan dengan umpan-umpan bagus kepada pemain depan. Pada pertengahan babak kedua sengaja saya tarik dia keluar bukan karena jelek, tapi harus menjaga agar tim ini tetap konsisten,” akui Djanur.

Ya, Dilshod sejak awal dan keluar pada babak kedua menit 76 digantikan Legimin Raharjo yang sebelumnya mengisi menjadi jenderal lapangan tengah.

Asisten Pelatih PSPS Riau, Sipendri (kiri) saat memberikan keterangan pers usai pertandingan.
Foto : nin/pojoksumut

Sementara itu, Asisten Pelatih PSPS Riau, Sipendri menjelaskan, sebenarnya tim sudah memberikan perlawanan dalam pertandingan ini. Namun, dengan singkatnya jarak recovery di Medan, menjadi alasan fisik dan stamina pemainnya turun khususunya pada babak kedua.

“Laga ini menjadi pelajaran penting bagi tim kami. Kami juga sudah memberikan perlawanan kepada PSMS. Kami coba ganti beberapa pemain di babak kedua. Tapi, pemain PSMS dengan keunggulan 3-0 mereka semakin pede. Babak kedua mereka bermain bagus, dan didukung pemain asing yang memiliki kualitas bagus. Permasalahan kami juga, dua centre bek yang kurang bagus. Babak pertama kami juga banyak peluang tapi tidak ada gol yang tercipta,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

Zero Waste City Wujudkan Keadilan Ekologis

Nur Hidayati Direktur Esekutif Nasional Walhi menyatakan Peringatan Hari Bumi harusnya dapat menjadi momentum memperluas gerakan penyelamatan lingkungan hidup di …