Mengejutkan! Tiga Hari Jelang Liga 1, Direktur Teknik PSMS Mundur, Simak Pengakuannya…

Andry Mahyar (paling kiri) usai teken kontrak bersama pemain asing Dilshod Sharofetdinov dan Djajang Nurjaman, beberapa waktu lalu.

Andry Mahyar (paling kiri) usai teken kontrak bersama pemain asing Dilshod Sharofetdinov dan Djajang Nurjaman, beberapa waktu lalu.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kabar mengejutkan datang dari manajemen PSMS jelang berlangsungnya Kompetisi Liga 1. Pasalnya, di tengah persiapan tim yang hanya tinggal hitungan hari, sang Direktur Teknik PSMS, Andry Mahyar Matondang memilih mundur.

Kepada Pojoksumut.com, Andry secara blak-blakan mengurai keputusannya tersebut.

Dia mengakui, langkah keluar dari manajemen direksi Ayam Kinantan bukan dadakan. Surat pemberitahuan mundur, menurutnya sudah dilayangkan minggu lalu, bahkan sebelum jaga uji coba tim lawan PSPS Pekanbaru di Stadion Teladan.

“Sebenarnya surat pemberitahuan mundur sudah masuk sejak Senin minggu lalu. Saya mengutarakan alasan dalam surat untuk menyelesaikan sesuatu. Bukan tentang kuliah S3 tapi ya sesuatu. Saya pasti akan kasih tahu sebabnya. Tapi bukan hari ini,” ujarnya, saat dihubungi, Selasa (20/3/2018) siang.

Sejak minggu lalu surat dilayangkannya, Andry menyebutkan berusaha menyelesaikan yang menjadi tanggung jawabnya. Mulai dari berkas-berkas pemain dan lainnya. “Karena itu menjadi tanggung jawab jadi saya yang kerjakan. Kemudian persiapan gala dinner atau syukuran dengan sponsor, karena kita harus menjaga sponsor. Saya jalankan semuanya hingga selesai, baru saya bisa tinggalkan,” timpalnya.

Meski enggan mengurai alasannya mundur, Andry akhirnya mau membuka sedikit poin pemicunya keluar dari PSMS.

“Ada perbedaan pendapat dengan teman-teman yang lain di manajemen (direksi). Kalau untuk tim pelatih, kita tidak ada masalah. Kita satu jalan dan sepemikiran,” tegasnya.

“Begini, seorang Andry Mahyar itu tidak bisa kemudian dijadikan legitimasi akan mengubah tim menjadi buruk atau baik. Itu semua kerja sama tim. Perbedaan dalam menjalankan roda klub sepakbola itu wajar. Sehingga, apakah harus keluar, tidak keluar, atau bertahan, itu pilihan masing-masing. Itu tergantung integritas dan idealismenya,” urainya.



loading...

Feeds

Zero Waste City Wujudkan Keadilan Ekologis

Nur Hidayati Direktur Esekutif Nasional Walhi menyatakan Peringatan Hari Bumi harusnya dapat menjadi momentum memperluas gerakan penyelamatan lingkungan hidup di …