Inilah 27 Pemain PSMS Medan yang Sudah Didaftarkan untuk Liga 1

Skuad berfoto dengan tim pelatih, manajemen, pembina PSMS, saat launching jersey, beberapa waktu lalu.
Foto : nin/pojoksumut

Skuad berfoto dengan tim pelatih, manajemen, pembina PSMS, saat launching jersey, beberapa waktu lalu. Foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Skuad PSMS Medan resmi diperkenalkan ke publik bersamaan dengan jersey baru untuk Kompetisi Liga 1, Rabu (21/3/2018) malam di Medan Club.

Sejauh ini, ada 27 pemain yang sudah didaftarkan manajemen PSMS ke PT LIB. Terannyar adalah dua pemain U-23 yaitu Donni Dio Hasibuan dan Faisal Harahap. Kedua pemain ini melengkapi tujuh kuota PSMS untuk U-23, sebelumnya ada Frengky Kogoya dan pemain Timnas Firza Handika bergabung bersama pemain lama Frets Listanto Butuan, Fredyan Wahyu dan Alwi Slamet.

Dio dan Faisal menjadikan deretan pemain PSMS asal Sumut bertambah menjadi lima orang, tentunya selain Legimin Raharjo, Abdul Rohim dan Firza Handika.

Sementara 20 pemain lainnya adalah empat pemain asing (Sadney Urikhob, Reinaldo Lobo, Dilshod Sharofetdinov, dan Yessoh Wilfried dan lokal senior yang baru memperkuat tim musim ini, seperti Jajang Sukmara, M Roby, Amarzukih, Antonio Nugroho, Dhika Bayangkara dan Erwin Ramdhani. Sisanya adalah pemain lama musim lalu yang dipertahankan Pelatih Djajang Nurjaman.

Jumlah 27 pemain ini kemungkin akan bertambah, mengingat Djanur-sapaan Djajang Nurjaman, masih butuh striker lokal untuk memperkuat lini depan yang saat ini minim stok. Hanya saja Wilfried Yessoh satu-satunya striker murni yang ada di PSMS.

Dalam acara tadi malam, Para pemain ini dipanggil satu persatu naik ke atas panggung dan ikut berfoto bersama petinggi PSMS.

 

Skuad PSMS berfoto dengan manajemen PSMS, Rabu (21/3/2018) malam di Medan Club.
Foto : nin/pojoksumut

Harapan besar diberikan Pembina PSMS, Kodrat Shah untuk skuad ini. Saat memberikan sambutannya di hadapan pemain, manajemen dan tim pelatih, Kodrat cukup keras mengeluarkan pernyataannya.

“Target jangan sampai degradasi. Paling tidak bertahan di tahun pertama. Bisa masuk 10 besar kalau bisa. Tahun depan, kita percayakan ke Coach Djanur. Saya minta jangan segan-segan minta pergantian pemain. Enggak usah tunggu waktu sampai dia (pemain) bagus. Harus segera. Kalau ada yang tidak baik dan tidak berubah segera diganti,” tegasnya.
Dia pun menyinggung sejatinya tak lagi dirinya yang terjun mengurus PSMS, namun ada CEO, Dodi Taher. Namun yang bersangkutan berhalangan hadir. “Saya ini pembina. Saya minta pengurus kompak. Belum tentu kita sendiri bisa baik. Kita harus sama-sama. Besar harapan saya ke depan PSMS lebih baik dari kemarin,” beber Ketua Terpilih Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumut ini.



loading...

Feeds