Miris! Remaja 16 Tahun Kepergok Cabuli Sepupunya, Diamuk dan Diarak Massa ke Polres

Remaja yang digiring ke Mapolres Siantar seteah kepergok mencabuli saudaranya sendiri.
Foto : metrosiantar/jpg

Remaja yang digiring ke Mapolres Siantar seteah kepergok mencabuli saudaranya sendiri. Foto : metrosiantar/jpg

POJOKSUMUT.com, SIANTAR-Kejadian miris menimpa seorang gadis cilik VZ, yang masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar (SD). Dia dicabuli oleh
remaja, AW, yang masih sepupunya sendiri.

Perbuatan bejat remaja berusia 16 tahun itu diketahui warga hingga dia dimassa. Apalagi, ternyata sudah tiga kali ternyata aksinya dilakukan.

AW kepergok mencabuli VZ di kamar mandi rumah pelaku, yang juga tempat tenun ulos, Selasa (20/3/2018) sore, di bilangan Kecamatan Siantar Marihat.

Beruntung aksi terakhir AW diketahui para pekerja tenun ulos. AW pun kemudian diarak warga. Warga yang marah memukuli AW menyebabkan matanya mengalami luka lebam.

Oleh sejumlah warga, AW dibawa ke Polres Pematangsiantar. Turut juga dalam rombongan itu VZ dan orangtunya. Didampingi orangtuanya,VZ membuat laporan pengaduan dan selanjutnya dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih untuk dilakukan visum.

Saat ditanya di ruang penyidik Sat Reskrim Polres Pematangsiantar, AW mengakui perbuatannya. Ia juga tak menampik jika Mawar masih saudara yang masih tinggal satu atap dengannya. Setelah melancarkan aksinya, biasanya VZ diancam untuk tidak memberitahu perbuatannya itu kepada orang lain, termaksud orangtuanya.

“Aku masih saudara dengan dia karena orang tuanya adik dari bapakku. Kami pun sama-sama tinggal disana. Sudah tiga kali dia aku cabuli,” kata AW, yang juga disaksikan penyidik Sat Reskrim, kemarin (21/3/2018).

Diterangkan AW, aksinya pertama kali dilakukan di ruang dapur rumah.Berhasil menjalankan aksi pertamanya, AW kembali melanjutkan perbuatannya itu selang beberapa hari kemudian.

Hingga terakhir kali, perbuatan bejat AW diamuk massa.

“Nggak pernah aku menonton film bokep bang. Baru lima bulan kerja bertenun ulos di sana bang,” terangnya.

Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar Iptu Resbon Gultom membenarkan peristiwa itu. Resbon mengatakan, VZ telah dilakukan visum, sedangkan AW telah dilakukan penahanan. “Pelaku AW masih kita periksa, dan sejak semalam telah kita amankan,” kata Resbon. (gid/esa/ms/jpg)



loading...

Feeds