Ramadhan, Permintaan Pangan Diprediksi Naik 10 Persen

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com MEDAN-Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sumatera Utara (Sumut) memprediksi permintaan kebutuhan pangan pada ramadhan tahun nanti mengalami kenaikan. Peningkatan yang akan terjadi diperkirakan 10 persen dari biasanya.

Kepala Perum Bulog Divre Sumut Benhur Ngkaimi mengaku, pihaknya telah mempersiapkan semuanya secara keseluruhan, seperti beras, gula, daging beku hingga tepung terigu.

“Stok beras aman sampai enam bulan ke depan. Begitu juga untuk stok gula ada 8000 ribu ton. Lalu, daging beku sudah hampir 1 ton dan ini akan masuk lagi bulan ini 200 ton. Kemudian, tepung terigu 34.000 ton,” ujarnya ketika menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terhadap keluarga penerima manfaat di Medan, Kamis (12/4/2018).

Menurut Benhur, kebutuhan beras di Sumut sebanyak 10.000 per bulan. Sedangkan, gula sebanyak 5.000-an kg per bulannya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan yang turut hadir mengatakan hal senada. Kata dia, stok pangan masih berjalan baik sampai akhir ramadhan nanti.

“Terkait impor khususnya beras kami menolak. Karena dari data pemerintah sendiri bahwa cukup dan tak ada impor beras. Sebab apabila impor itu menguntungkan kita itu gak masalah tapi kalau merugikan dalam artian memukul petani dan harga yang gak turun-turun itu kan masalah,” ujar Daniel.

Ia juga menyinggung masalah akan adanya lonjakan harga daging jelang puasa. Namun, menurutnya harga saat ini masih normal yakni Rp110.000 per kgnya. “Masih normal. Tapi kalau lebih dari situ pemerintah harus lakukan intervensi,” tukasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds