Gantikan Abdul Rohim, Dhika Bayangkara Siap Tampil Sebagai Kiper Utama

Dhika Bayangkara latihan bersama Ahmad Fauzi di Stadion Mini Kebun Bunga.
Foto : nin/pojoksumut

Dhika Bayangkara latihan bersama Ahmad Fauzi di Stadion Mini Kebun Bunga. Foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Cedera parah yang didera kiper PSMS, Abdul Rohim, membuat tim Medan hanya punya dua stok penjaga gawang, Andika Bayangkara dan kiper muda, Ahmad Fauzi.

Kedua kiper ini pun dibawa dalam rombongan Ayam Kinantan ke PSIS Semarang untuk melakoni laga away, Minggu (15/4/2018) lusa. Selama ini sejak pekan pertama Liga 1, Abdul Rohim selalu menjadi pilihan utama, Dhika baru tampil saat PSMS menjamu Persija di Stadion Teladan, Jumat (6/4/2018) menggantikan Abdul Rohim yang cedera.

Sedangkan, Fauzi belum sekalipun mendapatkan kesempatan.

Nah, situasi saat ini ibarat dua mata sisi bagi Dhika Bayangkara. Sebagai rekan satu tim Rohim, dia mengaku sedih kehilangan Rohim untuk beberapa bulan. Namun, sebagai personal ini adalah momentumnya untuk tampil terbaik dan pilihan utama.

“Tetap sebagai pribadi saya kehilangan. Karena biasanya kita mitra kerja. Jadi aneh rasanya enggak ada Rohim, dan hanya berdua sama Fauzi saja,” ujarnya kepada Pojoksumut.com, saat ditemui di Stadion Mini Kebun Bunga, kemarin (12/4/2018).

Kiper kelahiran Jakarta tahun 1991 inipun menambahkan dirinya siap jadi penguasa di bawah mistar gawang PSMS. “Saya siap jadi kiper utama. Karena saya datang jauh-jauh ke sini (PSMS), salah satunya untuk mendapatkan menit bermain. Ini merupakan tantangan, motivasi dan momentum buat saya untuk menunjukkan yang terbaik untuk PSMS Medan,” tegasnya.

Dia mengatakan meski ada beban, namun itu bukan jadi penghalang. “Ya beban ada, tapi saya akan berusaha menjadikan beban itu sebagai tantangan,” timpal mantan pemain PS TNI ini.

Dhika-sapaan akrabnya, mengakui dirinya masih banyak kekurangan, termasuk saat lawan Persija. Tercatat ada dua kali kesalahannya yang nyaris membuat pemain lawan menjaringkan gol, beruntung saat itu bek Reinaldo Lobo sigap membuang bola..

“Iya, dan setelah pertandingan lawan Persija, pastilah ada eveluasi dari pelatih kiper (Sahari Gultom) dan terus memperbaiki kesalahan dimana saja,” jelasnya.

Soal lawan PSIS, Dhika mengaku PSMS siap tampil. “Tentang PSIS, sejauh ini enggak begitu detail tahu. Tapi secara permainan, mereka koletikf secara tim. Apalagi main di kandang, mereka punya motivasi lebih,” lanjutnya.

Ke depan, Dhika berharap bisa tampil konsisten yang nantinya berdampak positif buat tim.

“Semoga kami bisa menang dan meraih poin sehingga bisa menjawab target yang diusung pelatih, misalnya masuk 10 besar,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds