Pertemuan Pedagang Pasar Pringgan dengan Sekda Medan Berlangsung Alot

Suasana pertemuan pedagang dan Pemko Medan, Senin (16/4/2018).
Foto : fir/pojoksumut

Suasana pertemuan pedagang dan Pemko Medan, Senin (16/4/2018). Foto : fir/pojoksumut


POJOKSUMUT.com, MEDAN-Puluhan pedagang Pasar Pringgan yang berunjuk rasa di kantor Wali Kota Medan, Senin (16/4), kini sedang melakukan dialog dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Medan, Syaiful Bahri.

Aksi unjuk rasa ini untuk menolak pihak swasta yakni PT. Parbens untuk mengelola pasar tradisional di Jalan Iskandar Muda/D.I Panjaitan.

Dalam dialog itu hadir Sekda Kota Medan, didampingi Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya serta kuasa hukum pedagang.

Dialog yang dilakukan lebih dari dua jam belum menemukan kata sepakat karena perdiskusian berjalan alot.

Alotnya perdiskusian karena pedagang tetap menolak Pasar Pringgan dikelola swasta. Mereka ingin agar pasar kembali dikelola pemko melalui PD Pasar.

Atas permintaan itu, Pemko Medan mengajukan opsi atau pilihan men-stanvas-kan pihak swasta tidak boleh menginjakkan kaki ke Pasar Pringgan selama satu pekan.

“Oke. Kita setuju atas opsi itu. Tapi, yang membuat pengumuman lewat spanduk atau plang harus Pemko bukan kami,” kata kuasa hukum pedagang Pasar Pringgan, Hans Silalahi.

“Dan, Pemko harus mempidanakan pihak swasta jika melanggar opsi tersebut. Kami ingin agar para pedagang nyaman berjualan seminggu ini,” tegasnya lagi.

Atas desakan itu, Syaiful Bahri tak kunjung langsung mengambil keputusan dan hanya diam menanggapi desakan pihak pedagang. Pertemuan pun dihentikan dan dilanjutkan setelah usai istirahat siang sekira pukul 14.00 WIB.

Pertemuan hingga kini masih berlanjut dan belum ada menuai kesepakatan. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds