Terungkap! Para Napi Peras Korban dengan Ancaman Sebar Video Bugil, Simak Modusnya

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, BANDUNG-Lembaga pemasyarakatan (lapas) tak hanya menjadi tempat bagi napi mengendalikan perdagangan narkoba. Pemerasan dengan modus video bugil pun bisa dilakukan napi yang menghuni lapas. Seperti yang terjadi di Lapas Klas II Jelekong, Bandung, Jawa Barat.

Komplotan napi yang menghuni lapas tersebut berhasil mengendalikan penipuan dengan modus video bugil dari balik jeruji besi. Bahkan, omzetnya mencapai miliran rupiah.

Kasus penipuan tiga narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Jelekong, Bandung bermodus asmara untuk video bugil membuka tabir bahwa lapas dikelola dengan profesional bak lembaga perusahaan untuk menipu dan mengeruk uang kejahatan.

Tidak tanggung-tanggung, satu orang napi dalam satu bulan bisa mendapatkan uang Rp25 juta dari penipuan terhadap para korban. Padahal, jumlah napi di Lapas Jelengkong ini mencapai 1.290 orang.

Diperkirakan, 1.000 napi di antaranya juga melakukan penipuan yang sama dengan tiga tersangka, yakni Iqbar Destevantio alias Mencos (25), Jamjam Nurjaman alias Ijam (30), dan Febri Andriana alias Ape (29).

Kanit PPA Polrestabes Bandung Ipda Dhenia Istika Dewi menuturkan, ada empat blok di penjara Jelengkong. Setiap blok itu ada 16 kamar yang dihuni sekitar 13 hingga 15 orang tiap kamar.

Dalam setiap kamar itu, 8 hingga 10 napi melakukan kegiatan yang sama. “€œMereka (napi) menjadi penipu dengan modus merayu perempuan, lewat sosial media,” kata Dhenia.

Caranya, setiap napi ini memiliki dua handphone. Satu handphone untuk chat via media sosial dan WhatsApp. Setelah hubungan lebih dalam, ikatan emosional terjalin, napi ini meminta untuk video call bugil.

“€œNah, handphone kedua ini digunakan untuk merekam secara manual, layar handphone pertama yang sedang video call ditembak kamera handphone kedua,”  tuturnya.

Setelah terekam itulah, napi ini memiliki senjata untuk memeras para korbannya. Dia menuturkan, dari modusnya memang tampak memanfaatkan perasaan lembut seorang perempuan.

“€œMeskipun rasa iba juga kerap dimunculkan pada napi ini,” jelasnya.

Bagaimana caranya napi ini bisa meyakinkan para korban untuk membuat video bugil? Salah seorang napi yang ditemui Jawa Pos berinisial GL menceritakan bagaimana rayuan tingkat tingginya bisa membuat para perempuan klepek-klepek dan terjerembap dalam jeratan video tanpa busana.

“€œSaya baru beberapa bulan di Lapas Jelengkong, saya pindahan lapas lainnya,”  ujarnya.

Saat awal pindah ke Jelengkong, dirinya dipaksa oleh kepala kamar Ijam untuk melakukan penipuan merayu para perempuan. Dirinya dibekali dua handphone oleh Ijam untuk menipu.

“€œTapi, handphone ini hanya alat, saya diajarinya cara mengumpulkan data identitas untuk menipu. Ini yang paling penting, identitas, sistem kerja, dan perusahaan harus sinkron,” tutur lelaki berusia 25 tahun tersebut.

Jadi, sebenarnya para napi itu sudah memiliki bank data profil lelaki pancingan yang ganteng dan benar-benar bekerja yang sifatnya jauh. Seperti, tambang, pelayaran, dan sebagainya.

“œItu data asli bukan data rekaan. Tapi, saya enggak mau sama fotonya dan identitasnya, saya cari yang beda,” jelas GL sembari tersenyum.

Dia menuturkan, untuk mendapatkan data profil lelaki pancingan itu, kepala kamar mengajari agar masuk komunitas di internet. Ada sekitar 20 komunitas yang diikuti, di antaranya Pelaut Indonesia, komunitas maritim dan komunitas scammers.

“€œDari komunitas ini, saya dapat puluhan akun lelaki pancingan, seperti akun Deddy Darmawan dan Yogi Fernandes, keduanya benar-benar kerja di pelayaran,” tuturnya.

Hampir semua data dari keduanya didapatkan, dari KTP, KK, kartu karyawan, foto, dan yang paling penting video agar membuat hati perempuan meleleh. Bagaimana caranya? Napi yang divonis lebih dari 10 tahun itu lantas tersenyum.

Dia menyebutkan, dirinya menggunakan akun perempuan untuk bisa mendapatkan data itu. “€œSaya pakai foto dan identitas korban cantik namanya Rania yang saya peras untuk merayu mereka. Saya chat via FB dan WA,” kata GL.

Untuk bisa membuat keduanya memberikan KTP, Rania palsu ini menuduh Yogi dan Deddy akun palsu. Maka, untuk membuktikannya, Rania palsu meminta KTP dan KK. €œSaya juga kirim KTP dan KK, tapi ya punya Rania itu,” ujarnya sembari terkekeh.

Dari komunitas itu pula, GL bisa mempelajari sistem kerja di pelayaran. Hal itu ditujukan untuk memperkaya naskah cerita babak demi babak dalam merayu perempuan dan akhirnya jatuh dalam jebakan video bugil. €”Ya, saya diajari agar semua profil dan alasan itu sama dengan yang sebenarnya,” ujarnya.

Setelah mendapatkan data identitas lelaki pancingan itu, dibuatlah akun media sosial menggunakan nama itu untuk memacari korban perempuan.

“€œCaranya juga sama antara mendekati lelaki dan perempuan, saya mendekatinya berhari-hari,” tuturnya.



loading...

Feeds

PKB Resmi Laporkan KPU Medan ke Panwaslu

Sekretaris DPC PKB Kota Medan Ali Sutan yang dikonfirmasi menyatakan, laporan sudah diterima oleh Panwaslu dengan melampirkan berkas-berkas yang dibutuhkan. …