Ratu Ekstasi Asal Pematangsiantar Dihukum Seumur Hidup

Lenny menjalani sidang di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (17/4/2018).

Lenny menjalani sidang di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (17/4/2018).

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Lenny (40), wanita yang menjadi kurir narkoba dengan barang bukti 3 ribu ekstasi dinyatakan bersalah, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (17/4/2018).

Warga Jalan Dr Wahidin 98/I Kelurahan Melayu Pematangsiantar, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara ini diganjar penjara seumur hidup. Putusan terhadap Lenny dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai Richard Silalahi.

“Menghukum terdakwa dengan pidana seumur hidup,” ucap Richard Silalahi di hadapan terdakwa dan JPU.

Mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim, Lenny langsung tampak lega. Pasalnya vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim sama dengan tuntutan JPU Randi Tambunan.

Yudi Karo-karo selaku penasehat hukum terdakwa menyatakan pihaknya masih pikir-pikir lantaran mengingat ancaman hukuman adalah hukuman mati sehingga wajar kalau terdakwa dihukum seumur hidup.

“Namun apabila terdakwa menyatakan banding pihaknya pun akan siap mendampingi,” ucapnya seusai sidang.

Yudi mengatakan Lenny dalam kasus ini hanya sebagai pesuruh karena yang mengendalikan adalah Ega Halim merupakan napi, dimana untuk kasus ini Ega pun telah divonis seumur hidup.

“Hubungan Lenny dengan Ega adalah pacaran, sehingga Lenny bersedia mengikuti seluruh arahan untuk mengedarkan pil ekstasi di tempat-tempat hiburan di Medan,” terangnya.

Dalam dakwaan disebutkan, Lenny ditangkap oleh BNN Provinsi Sumatera Utara pada hari Rabu tanggal 02 Agustus 2017. Dia ditangkap saat mengantarkan narkoba itu ke seseorang di kawasan Centre Point atas suruhan Egah Halim, kekasihnya yang sudah dihukum. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds