Stok Bahan Pokok di Sumut Diklaim Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok menjelang puasa ramadhan dan lebaran di Sumatera Utara (Sumut) diklaim dijamin aman. Dengan begitu, diharapkan tidak akan ada kenaikan harga menjelang puasa dan Lebaran tahun ini.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa melaksanakan ibadah hari besar dengan tenang dan dapat tersenyum, karena stok cukup dan harga stabil,” ujar Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Plt Sekdaprovsu) Ibnu S Hutomo usai rapat Koordinasi Ketersediaan Stok/Pasokan dan Stabilitas Harga Barang Kebutuhan Pokok Menghadapi Puasa dan Lebaran 1439 H di Ruang Kuala Deli Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Selasa (17/4/2018).

Walau dipastikan aman, kata Plt Sekdaprovsu, pihaknya bersama Tim dari Kementerian Perindustrian akan melakukan antisipasi berupa peninjauan di lapangan, seperti mengunjungi gudang Bulog dan mencari tahu apa kendala di lapangan. Serta mencari solusinya jika ada permasalahan.

“Kalau memang stok kurang Kemendag siap melakukan distribusi stok dari pusat dan jika distribusi bermasalah Tim akan turun tangan untuk mengecek permasalahan tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, saat membacakan pidato Gubernur Sumut, Plt Sedkaprovsu menyampaikan pesan Gubsu bahwa Pemprovsu akan melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap stabilisasi harga dan stok/pasokan barang kebutuhan pokok, yang dapat dilakukan dari peran berbagai pihak diantaranya pihak kabupaten/kota untuk menjaga stabilisasi harga, sehingga angka inflasi dapat dikendalikan.

Kemudian, kepada pihak pelaku usaha industri dan distributor diharapkan untuk dapat memprogramkan ketersediaan barang pokok dan untuk mengisi kebutuhan pasar, serta pihak pemerintah daerah bekerjasama dengan satgas pangan dapat melakukan pengamanan dan monitoring terhadap ketersediaan dan kelancaran arus distribusi logistik pada tingkat gudang maupun tingkat pedagang pasar.

“Apabila di lapangan terdapat hal-hal yang dianggap melanggar ketentuan yang berlaku, tentunya satgas pangan untuk tidak segan-segan dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.



loading...

Feeds