Lihat Nih! Serunya Rehabilitasi Narkoba Berbasis Lingkungan

Kegiatan outing Aftercare Sumut di Tangkahan. 
foto : ist for pojoksumut

Kegiatan outing Aftercare Sumut di Tangkahan. foto : ist for pojoksumut

 

POJOKSUMUT.com, TEKAD pecandu narkoba untuk sembuh dan lepas dari barang haram harus didukung keluarga dan orang terdekat.

 

Ini demi mencapai satu tujuan agar bisa kembali hidup sehat dan berkarya tanpa narkoba.

 

Satu wadah yang diyakini bisa mengembalikan momen itu selain tekad sang pecandu adalah berada dalam lingkungan Aftercare Sumut.

 

Di sini beragam program penyembuhan diberikan untuk para pecandu untuk bisa benar-benar pulih. Satu diantaranya dengan mengadakan outing.


Sebagai rumah aman bagi mantan para pengguna narkoba, Aftercare terus memantapkan langkahnya menyiapkan generasi muda sehat, bebas dari narkoba penuh karya dan jauh dari stigma.

 


“Ini adalah satu di antara kegiatan yang menjadi program Aftercare. Tujuannya pun sederhana, kami para mantan pengguna ingin mengenal kembali alam bebas tanpa stigma agar ke depan kami bisa menatap dunia dan melangkah dengan keyakinan bahwa kami tak akan jatuh lagi dan terus berkreatifitas tanpa batas ” ungkap Ridho Sanzaya, koordinator Aftercare didampingi penanggungjawab kegiatan Handoko, Minggu (22/4/2018).

 


Ridho menjelaskan kegiatan di alam bebas ini mengambil lokasi Area Wisata Tangkahan, Sapo Tebing.

 

“Tempat yang kami pilih untuk kegiatan ini menjadi wadah untuk mengeksplorasi diri melalui program probing atau penggalian diri yang akan menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman, kekuatan dan harapan,  serta membangun solidaritas antara staff dan klien,” jelasnya.

 


“Setelah ini, kami berharap tak ada batasan dan jarak antara staf dan klien, karena kami di sini semua adalah keluarga. Keluarga kedua yang terbangun di atas landasan komitmen dan keinginan kuat untuk sama-sama hidup sehat tanpa narkoba,” ucap Ridho.

 


Dirinya juga menerangkan, dalam outing yang berlangsung 20-22 April 2018, ada beberapa agenda kegiatan yang dilakukan selaras tujuan kegiatan yakni menjalin keakraban dan mengasah kemampuan dalam berkarya.
Di antaranya yakni, tubbing mengarungi derasnya arus Tangkahan, morning meeting, share filling, sport activity dan refleksi malam.


“Keakrabannya dapat, disiplin sehatnya juga dapat, dan yang terpenting ada penyesalan yang tumbuh dari diri pribadi dan berkomitmen untuk berubah dan menjadi lebih baik lagi saat kembali ke keluarga masing-masing,” terangnya.

 


Masih menurut Ridho, para klien yang memiliki latar belakang yang sama sebagai pecandu zat adiktif memiliki resiko besar kambuh kembali saat kembali ke keluarganya jika tidak dibekali dengan pengetahuan dan copingskill.


“Kekambuhan bisa saja terjadi kapan dan dimanapun karena tidak ada batas waktu dalam penyembuhannya. Setidaknya, dengan bekal ilmu pengetahuan dan copingskill yang didapat baik saat di rumah aman Aftercare dan di alam bebas, mereka bisa berkreatifitas dan mengalihkan perhatiannya dari dunia adiktif (candu),” sebut Ridho. (rel/pojoksumut)



loading...

Feeds

Mengerikan! Al Difitnah Over Dosis

Mengenai kabar overdosis, Dian pun langsung menepisnya. Setahu dirinya, Al menjalani pemeriksaan MRI (magnetic rezonace imaging).