Demo Kantor Wali Kota dan DPRD Medan, Pedagang Pasar Peringgan Blokade Jalan, Ini Videonya

Aksi para pedagang Pasar Pringgan di depan Kantor Wali Kota Medan, Selasa .
(24/4/2018)
Foto : fir/pojoksumut

Aksi para pedagang Pasar Pringgan di depan Kantor Wali Kota Medan, Selasa . (24/4/2018) Foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Aksi para pedagang Pasar Pringgan yang melakukan unjuk rasa di kantor wali kota dan DPRD Medan, diwarnai dengan pemblokiran jalan, Selasa (24/4/2018).

Para pedagang yang berjumlah hampir 50 orang, tumpah ruah memadati Jalan Kapten Maulana Lubis yang berada tepat di depan kedua kantor tersebut.

Pedagang memblokade jalan dengan membentangkan spanduk bertuliskan aspirasi mereka. Hampir sekitar 15 menit pedagang memblokir jalan.

Tak pelak, kendaraan yang hendak melintas pun menumpuk hingga membuat kemacetan panjang. Petugas kepolisian dan dinas perhubungan yang berada di lokasi, bernegosiasi kepada pedagang untuk menghentikan aksi blokir jalan.

Namun, pedagang tetap bertahan. Aksi blokade jalan tersebut akhirnya disudahi pedagang, lantaran sejumlah dari mereka diterima masuk untuk berdialog dengan perwakilan DPRD Medan.

“Kami mendesak wali kota dan DPRD Medan untuk segera memerintahkan PT Parbens mengelola Pasar Peringgan. Perusahaan tersebut sudah mendapatkan SK (Surat Keputusan) dari wali kota untuk mengelola,” teriak salah seorang pedagang, R Pasaribu.

Diutarakan dia, PT Parbens merupakan pihak yang sah mengelola pasar tersebut. Akan tetapi, ada oknum pedagang yang berusaha menghalang-halangi agar tidak bisa mengelola.

“Kami ingin PT Parbens segera mengelola dan menata pasar. Dengan begitu, kami akan mendapatkan tempat yang layak. Selama ini, kami berjualan di emperan,” ucapnya.

Aksi yang dilakukan pedagang berlangsung kondusif. Meski, beberapa di antara mereka sempat menggedor-gedor pagar pintu masuk utama gedung DPRD Medan.

Lihat aksi para pedagang di sini;



(fir/pojoksumut)



loading...

Feeds