Djanur Waspadai Striker Persela Mantan PSG yang Nyaris Jadi Pemain PSMS Ini

Skuad PSMS Medan dalam sesi latihan.
Foto : nin/pojoksumut

Skuad PSMS Medan dalam sesi latihan. Foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman mengaku tak akan mudah meraih poin di kandang Persela Lamongan, di Stadion Surajaya, Minggu (29/4/2018) mendatang.

Djanur-sapaan akrabnya menilai, Skuad Laskar Joko Tingkir-julukan Persela, memiliki pemain-pemain berpotensi ditambah striker asing yang mumpuni.

Dia menyebutkan mantan pemain PSG, Loris Arnaud cukup berbahaya. “Strikernya Loris (Arnaud) yang hampir saja jadi pemain kita tadinya. Iya, karena disebut tua, jadi enggak jadi. Mantan PSG (Paris Saint Germain). Juga kemudian yang kemarin mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC, Diego (Assis),” ujarnya, usai memimpin skuadnya latih di Stadion Mini Kebun Bunga, Selasa (24/4/2018) sore.

Nama pemain muda Persela, disebutkan Djanur seperti Saddil Ramdhani, dan Fahmi Al Ayyubi juga berbahaya. “Pemain muda yang cukup potensi di sana. Ada Fahmi, Saddil juga bagus. Secara permainan juga Persela berbahaya. Persela enggak bisa dianggap sebelah mata. Saya pikir, kita harus kerja keras cari poin di sana,” ungkapnya.

Pun demikian, Djanur memastikan sudah merancang antisipasi untuk meredam pergerakan para striker berbahaya Persela. “Tetap kita lakukan yang baru. Simic (Marko) bagaimana berbahaya, tapi dijaga, bisa kita ‘matikan’ juga,” jelasnya.

“Kita sudah menjalani dua kali away dan belum dapat poin. Kita usahakan yang ketiga ini bisa dapat poin. Paling tidak, dapat poin mau satu mau tiga, kita berusaha dapatkan itu,” ungkapnya.

Saat ini, Djanur menjelaskan cukup senang dengan perkembangan para pemainnya. Terutama di lini depan, karena Wilfried Yessoh, Antoni Putro Nugoro dan Sadney Urikhob sudah bisa mengikuti sesi latihan full. “Jadi belum tertutup kemungkinan keduanya (Yessoh dan Sadney) dimaikan sama-sama, atau salah satunya,” ungkapnya.

Di sisi lain, skuad PSMS akan tampil full tanpa akumulasi kartu. Ini juga sangat disyukuri Djanur, karena PSMS yang selama ini memperagakan permainan keras masih luput dari akumulasi kartu.

“Artinya kita bisa mengontrol. Sejauh ini aman, tidak ada akumulasi,” tegasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

Mengerikan! Al Difitnah Over Dosis

Mengenai kabar overdosis, Dian pun langsung menepisnya. Setahu dirinya, Al menjalani pemeriksaan MRI (magnetic rezonace imaging).