Keren! Salep Daun Sirih Karya Murid YPSA Raih Medali Emas di Malang

Para murid YPSA usai menerima medali emas.

Para murid YPSA usai menerima medali emas.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Prestasi kembali ditorehkan murid dari Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA). Kali ini, anak didik YPSA meraih medali emas dalam bidang Sains setelah menyisihkan peneliti-peneliti dari berbagai daerah dan negara lain.

Sebanyak lima murid SD YPSA meraih medali emas pada malam puncak pengumuman pemenang Indonesian International Invention Festival 2018 (I3F) yang berlangsung di Regens Park Hotel Malang, Jum’at (20/4/2018).

“Murid SD YPSA meraih medali emas dalam membuat Piper Ointment atau salep sebagai obat penyembuh luka bakar berbahan dasar daun sirih merah karya Achmad Hizqy Asyari Rois, Taufiq Syahputra, Fakhira Qarira Naila Putri, Anindya Ulayya Fauzi, Khalisa Shadiqah Putri, dan di bawah bimbingan Dicky Mahaputra,” jelas Kepala SD YPSA, Azhar Fauzi, Selasa (24/4/2018).

Fauzi menambahkan, tidak hanya meraih medali emas, para murid juga mendapatkan gelar Best Exhibition dalam menganalisa dan mendemonstrasikan salep sebagai obat penyembuh luka bakar kepada juri dalam gelaran tersebut.

Menurut Fauzi kompetisi ini diikuti dari berbagai daerah Indonesia dan negara lain seperti Amerika Serikat, Malaysia, Inggris, Rumania, Kroasia,Tiongkok, dan Taiwan.

“Indonesian International Invention Festival (I3F) 2018 merupakan kompetisi ilmiah international persembahan Asosiasi Aku Indonesia (AKIA) bekerjasama dengan Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA),” ungkap Fauzi.

Taufiq Syahputra, salah seorang murid SD kelas 5 YPSA yang ikut dalam kontingen ini mengucapkan syukur atas raihan kerja keras mereka. Putra juga menerangkan latar belakang daun sirih merah sebagai bahan dasar membuat piper ointment.

“Daun sirih merah merupakan tanaman tradisional yang digunakan untuk menyembuhkan luka bakar karena salah satu kandungan dari tanaman ini adalah saponin. Saponin memacu pembentukan kolagen, yaitu protein struktur yang berperan dalam proses penyembuhan luka. Dalam daun sirih merah memiliki kandungan alkaloid, saponin, tanin dan flavonoid yang memberikan efek antiseptik dua kali lebih tinggi dari daun sirih hijau pada luka bakar,” bebernya.

Dia menjelaskan cara membuatnya. Langkah pertama, daun sirih merah dikeringkan di bawah matahari. Kedua, kemudian blender daun sirih merah sampai menjadi powder. Ketiga, panaskan minyak wijen hitam dengan lilin lebah di atas beaker glass. “Keempat, masukkan serbuk daun sirih merah dan aduk terus-meneurs dalam api yang kecil sampai tercampur rata. Dan kelima, biarkan dingin dan tuang ke dalam botol serta tutup rapat,” pungkasnya. (sdf/pojoksumut)



loading...

Feeds