Ada yang Mau Jadikan Veronica Tan Jadi Cawapres

 Veronica Tan istri Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

Veronica Tan istri Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

POJOKSUMUT.com, Sam Aliano yang balihonya sebagai capres sempat menghebohkan warga rupanya ingin menggandeng Veronica Tan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres).

Alasannya, di momen hari Kartini ini, ia ingin mengajak perempuan cerdas tersebut ikut membangun bangsa.

“Dalam suasana hari Kartini saya mau mengajak Ibu Veronica Tan menjadi cawapres untuk ikut pilpres 2019. Saya melihat Ibu Veronica Tan adalah sosok wanita berani, cerdas, dan pintar yang melambangkan sosok Kartini zaman now,” tegas Sam seperti dilansir Kantor Berita Pemilu (Jawa Pos Grup), Kamis, (26/4).

Keinginan Sam ini akan direalisasikan lewat deklarasi relawan pendukung Sam Aliano-Veronica Tan sebagai capres-cawapres 2019 melalui tanda pagar (tagar) #SaVe2019 di Gedung Joang 45, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, (26/4) pagi. “Saya mengapresiasi para relawan yang mendeklarasikan dukungan lewat #SaVe2019,” kata Sam.

Menurut Sam, Vero juga dianggap memiliki keberuntungan jika mendampingi seorang figur di ajang Pemilu. Seperti saat dirinya memberikan keberuntungan (hoki) kepada mantan suaminya Ahok saat menjabat Gubernur DKI.

“Berkat aura hoki Bu Vero, Ahok bisa jadi Gubernur DKI. Oleh karena itu, siapa tahu hokinya Vero bisa mengantarkan saya sebagai Presiden RI 2019,” katanya.

Pada kesempatan itu, relawan tak hanya mendeklarasikan dukungan #SaVe2019. Tetapi, sekaligus meluncurkan tagar #2019SamAlianoPresiden sebagai simbol dukungan terhadap Sam Aliano di Pilpres mendatang.

Menurut Sam, duet Sam-Vero (SaVe) berpotensi memberi efek getar kepada kubu lain hingga khawatir dan ketakutan. Bahkan, ia optimis, pasangan SaVe dapat menang.

“Secara perhitungan politik, kubu lain tahu orang baru pasti akan menang untuk merebut kursi RI. Apalagi, kita (SaVe) adalah calon alternatif yang akan menghentikan kericuhan di Indonesia yang disebabkan perseteruan antara dua tokoh politik sebelumnya,” katanya penuh percaya diri.

(met/JPC/jpg/sdf)



loading...

Feeds