Menurut Luis Milla, Inilah Pelajaran dari Bahrain untuk Pemain Timnas

 Febri Hariyadi masih perlu banyak belajar dalam mengatasi provokasi lawan. (Chandra Satwika/Jawa Pos)

Febri Hariyadi masih perlu banyak belajar dalam mengatasi provokasi lawan. (Chandra Satwika/Jawa Pos)

POJOKSUMUT.com, Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, ingin anak asuhnya banyak belajar dari laga melawan Bahrain.

Sebab pada laga di Stadion Pakansari, Jumat (27/4) tersebut, emosi pemain Timnas acap kali terpancing.

Bahrain memang seperti sengaja memancing emosi pemain Indonesia. Itu dilakukan kala mereka sengaja mengulur-ulur waktu dengan cedera di tengah pertandingan.

Hal itu bahkan menyebabkan Rezaldi Hehanusa diusir wasit menit 90+4. Bule, panggilan akrabnya, tak mampu mengontrol emosi akibat terkena provokasi lawan.

Karena itu, Milla ingin anak asuhnya belajar dalam mengendalikan emosi dari pertandingan ini.

“Apa yang dilakukan Bahrain adalah bentuk sepak bola lain. Itu salah satu cara ritme musuh, saya kira wasit juga harus mencegah itu,” bilang Milla usai laga.

Situasi itu, kata pelatih asal Spanyol tersebut, tentu merugikan Indonesia. Apalagi, pemainnya acap frustrasi karena peluang di depan gawang selalu gagal dikonversi jadi gol.

“Ke depan kami harus memperbaikinya. Kami harus belajar karena nanti kami akan bertemu lawan yang punya tipikal sama (di Asian Games),” pungkas dia.

(ies/JPC/jpg/sdf)



loading...

Feeds