Terjaring Operasi Pekat, 140 Liter Tuak Suling Gagal Beredar di Nisel

Polisi mengamankan tuak yang akan diedarkan di Nias Selatan

Polisi mengamankan tuak yang akan diedarkan di Nias Selatan

POJOKSUMUT.com, NISEL-Petugas Polsek Lolowau Polres Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara, melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di jalan umum Desa Lolofoso Kecamatan Lolowau, kemarin sore.

Alhasil, dalam operasi kali ini petugas menyita sedikitnya 4 jerigen minuman keras tuak nias/tuak suling (Tuo Nifaro) yang dibawa dengan truk colt diesel BB 8011 LW.

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F Napitupulu SIK MH melalui Kapolsek Lolowau Iptu A Yunus Siregar mengatakan, saat sedang melakukan razia truk tersebut hendak melintas.

Namun, anggota mencurigai gerak-gerik supir yang diketahui bernama Yanuari Laia alias Ama Erna, warga Desa Lolomaya Kecamatan O’o’u Kabupaten Nisel.

Anggota lalu memeriksa bagian belakang mobil dan menemukan 4 jerigen berisi cairan. Setelah diperiksa ternyata isinya minuman keras tuak suling.

“Supir bersama mobil beserta 4 jerigen tuak suling tersebut langsung diamankan ke Polsek Lolowau,” jelas Yunus, Selasa (15/5/2018).

Menurut pengakuan sang sopir truk, tuak suling dengan volume sekitar 140 liter tersebut dibeli dari Desa Soliga Kecamatan Huruna, Nisel, dan akan dijual ke Desa Simandrolo Kecamatan O’o’u.

“upir truk kemudian kita data dan buat surat perjanjian agar tidak mengedarkan minuman keras lagi. Sementara barang bukti 4 jerigen tuak suling kita sita”, sebut Yunus.

Ia menambahkan pihaknya akan terus melakukan operasi minuman keras di wilayahnya.

Selain untuk mencegah timbulnya permasalahan di masyarakat, razia ini sekaligus merespon laporan masyarakat Kecamatan Lolowau dan menegakkan Perbup Nias Selatan Nomor : 04.20_33 Tahun 2017 tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Nias Selatan.
(fir/pojoksumut/sdf)



loading...

Feeds