Terpeleset ke Gorong-gorong Saat Mandi Hujan, Bocah Laki-laki Hilang Terseret Arus

Warga bergotong royong membantu mencari bocah yang terpeleset ke gorong-gorong,  Selasa (22/5/2018).

Warga bergotong royong membantu mencari bocah yang terpeleset ke gorong-gorong, Selasa (22/5/2018).


POJOKSUMUT.com, MEDAN-Warga Jalan Arif Rahman Hakim Gang Raya, Kecamatan Medan Area, mendadak heboh, Selasa (22/5/2018) siang menjelang sore.

Pasalnya, seorang bocah laki-laki yang diperkirakan berusia antara 9 hingga 12 tahun hilang terseret arus parit besar atau gorong-gorong di kawasan tersebut.

Informasi diperoleh, peristiwa nahas yang menimpa bocah yang disebut-sebut autis ini terjadi saat turun hujan. Ketika hujan terjadi, bocah itu mandi-mandi hingga terpeleset lalu tenggelam dan terseret arus.

“Bocah itu biasa dipanggil Rizki, dia hilang terseret arus di parit besar setelah terpeleset dan tenggelam saat mandi hujan bersama temannya,” ujar Hendra, warga sekitar.

Beberapa warga yang sempat melihat bocah itu tenggelam, langsung berusaha menolongnya. Namun upaya warga tak berhasil lantaran sudah terbawa arus lebih dulu.

Diutarakan dia, hingga kini warga bersama kepala lingkungan setempat masih terus mencari bocah itu di gorong-gorong dan belum ditemukan. Pencarian juga dibantu dengan petugas BPBD Medan.

“Warga dan petugas terpaksa harus membongkar penutup drainase untuk mengetahui posisi bocah itu. Tapi, masih kewalahan juga mencarinya karena di dalam selokan cukup banyak sampah,” jelas Hendra.

Kini, pencarian terus dilakukan dan bocah belum juga ditemukan hingga menjelang petang. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds