Sosok Sihar Sitorus di Mata Pesepakbola Muda Berbakat

Presiden Pro Duta FC Sihar Sitorus, bersama Pemain bola asal Italia Alessandro Del Piero, seusai acara coaching clinic di pelataran parkir Plaza Medan Fair, Medan, Sumut,  Kamis (17/5/2018)

Presiden Pro Duta FC Sihar Sitorus, bersama Pemain bola asal Italia Alessandro Del Piero, seusai acara coaching clinic di pelataran parkir Plaza Medan Fair, Medan, Sumut, Kamis (17/5/2018)

POJOKSUMUT.com, MEDAN – Kehadiran legenda hidup Italia, Alessandro Del Piero yang hadir ke Medan, akhir pekan lalu telah berakhir. Namun, ada sosok yang terselip juga turut hadir di ajang yang dimotori Presiden Klub Pro Duta FC, Sihar Sitorus itu.

Adalah Muhammad Rafid Habibie. Seoramg pemain sepakbola muda berbakat Indonesia, yang masih berusia 18 tahun yang ikut andil memeriahkan acara malam puncak kunjungan Del Piero di Medan, Jumat (18/5/2018) lalu.

Rafid adalah skuad U-19 klub Santarcangelo Calcio 1926 yang berlaga di Liga Serie C Italia. Kehadiran Rafid itu khusus diundang Sihar, untuk menjadi motivasi bagi pesepakbola muda Sumatera Utara.

Rafid tanpa sungkan memuji Sihar Sitorus. Dirinya mengapresiasi kepedulian Sihar terhadap perkembangan sepakbola muda.

Keberanian mendatangkan mantan punggawa Timnas Italia yang turut mengantarkan juara Piala Dunia 2002 itu, semata-mata untuk memotivasi pesepakbola muda.

“Pandangan saya terhadap Pak Sihar, adalah beliau orang yang sangat peduli terhadap sepakbola, perkembangan sepakbola, apalagi pemain usia muda,” ujar Rafid.

Rafid sendiri merupakan pemain yang mengikuti pengembangan pemain muda di Italian Soccer Management Agademy (ISMA).

Dari situ pula, cucu mantan Presiden RI ketiga, BJ Habibie itu mulai dilirik klub Santarcangelo Calcio 1926 yang berlaga di Liga Serie C Italia. Di tim, Farid tak sendiri pemain berkebangsaan Indonesia, bersama Excel Favour Yosafat Tomboelu dan Fidelis Kelby Timothy.

Pemain berposisi sebagai gelandang ini sukses mengukir prestasinya. Rafid turut mengantarkan Santarcangelo Calcio 1926 sebagai Runner up setelah kalah 1-0 dari FC Spinea di final turnamen Trofeo Adriatico U-19 yang digelar di Stadion Romero Neri, Italia, 30 Maret – 1 April 2018 lalu. Turnamen ini merupakan agenda tahunan yang digelar Euro-Sportring International Tournament.

“Dengan seperti yang kita tahu, program-program yang akan dilakukan (Sihar Sitorus) membina pemain-pemain sepakbola usia muda untuk Go Internasional. Pokoknya hebat-hebat deh,” pungkas Rafid.

Sedangkan Sihar Sitorus mengatakan, dirinya sangat menginginkan lahirnya pemain-pemain muda berbakat seperti Rafid.

Dengan bakat kemampuan mengolah si kulit bundar dan keinginan yang besar untuk terus berusaha, maju dan berkembang, dirinya menginginkan pemain seperti itu untuk dikutsertakan dalam program pembinaan sepakbola usia muda di Belgia.

“Ini golnya, saya sangat menginginkan ada pemain-pemain muda berbakat dari Sumatera Utara menjadi pesepakbola profesional dan tampil di liga-liga besar dunia. Di Sumut pasti ada, dan akan kita cari pemain itu,” tegas Sihar.

(rel/pojoksumut)



loading...

Feeds