Djanur Kurang Puas dengan Penyelesaian Akhir, Harusnya Bisa Tiga Gol!

Wilfried Yessoh dkk menghadapi PS Bhinneka di Stadion Teladan, Selasa (3/7/2018).
Foto : MO PSMS

Wilfried Yessoh dkk menghadapi PS Bhinneka di Stadion Teladan, Selasa (3/7/2018). Foto : MO PSMS

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Raihan tiga angka pada laga kandang PSMS usai membungkam Arema FC di Stadion Teladan, Sabtu (26/5/2018) malam pada laga ke-11 Liga 1, patut disyukuri.

PSMS yang sudah melakoni enam partai away, lima diantaraya disapu bersih dengan kemenangan. Satu-satunya kekalahan PSMS di kandang terjadi saat lawan Bhayangkara FC.

“Atas kemenangan ini, kami mengajak pemain bersyukur kepada Allah SWT. Sudah lima pertandingan di home, kami bisa memenangkan semua. Dan, saya sangat mengapresiasi pemain. Terutama mental pemain yang masih tetap terjaga. Walaupun setiap laga tandang kalah balik kali ke kandang dan selalu menunjukkan permainan bagus dan enak ditonton, termasuk kali ini,” ungkap Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman usai pertandingan.

Pelatih yang akrab disapa Djanur ini mengungkapkan timnya memang bermain bagus dibanding Arema. Namun, diakuinya dia tetap kurang puas secara keseluruhan dengan performa timnya.

“Kita jujur menang segalanya dari Arema, namun saya tidak puas dengan penyelesaian akhir. Harusnya lebih dari tiga gol, saya tetap akan mengevaluasi kinerja pemain depan. Karena sampai saat ini terlalu gampang membuang peluang. Boleh dikatakan saya kurang puas dengan penyelesaian akhir walau menang,” ungkapnya.

Wilfried Yessoh sang penyumbang dua gol kemenangan PSMS, lanjut Djanur, harusnya bisa menceploskan si kulit bundar lebih banyak ke gawang Arema. Menurut Djanur, striker asal Pantai Gading itu mampu bergerak lincah mengacaukan pertahanan lawan, dan masalahnya hanya satu, penyelesaian akhir.

“Harusnya malam ini dia bisa tiga gol. Kelemahannya di situ, penyelesaian akhir. Penilaian saya tetap, dia bukan striker yang jelek-jelek amat,” ucapnya.

Soal apakah dipertahankan pada jeda kompetisi nanti, Djanur belum bisa bicara banyak. Dia memastikan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh.

Djanur juga mengungkapkan hormatnya kepada tim lawan. “Respek saya kepada Arema. Karena punya semangat hingga akhir permainan dan masih bisa menekan kita,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds