Ternyata! Manajer PSMS Juga Tidak Tahu Pemecatan Dua Asisten Djanur

Manajer PSMS, T Edriansyah Rendy  (tengah).
Foto : nin/pojoksumut

Manajer PSMS, T Edriansyah Rendy (tengah). Foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Manajer PSMS Medan, Tengku Edryansyah Rendy mengakui dirinya juga kurang setuju dengan pemecatan dua asisten pelatih, Muhamad Yusuf Prasetyo alias Yoyok dan Suwanda.

Seperti diketahui keduanya didepak tanpa komunikasi lebih dulu, termasuk tanpa koordinasi dengan pelatih kepala, Djajang Nurjaman. Namun, pemecatan keduanya sudah lebih dulu di-blow up CEO PSMS, di hadapan media, Jumat (8/6/2018) malam.

“Saya kaget. Karena belum diberitahu soal rencana pemecatan Coach Wanda dan Coach Yoyok. Saya baru tahu, ada seseorang yang kasih tahu beberapa saat sebelum pengumuman itu,” ujarnya, kepada Pojoksumut.com, Minggu (10/6/2018) malam

Pun dia menegaskan sejatinya kurang setuju dengan keputusan itu. “Saya gimana ya, kurang setuju. Tapi, saya ini kan bagian dari tim, saya enggak mau mencampuri (keputusan manajemen pengurus),” lanjutnya.

Selama inipun dikatakannya, hubungan sesama tim pelatih tidak bermasalah. Itulah mengapa Rendy-sapaan akrabnya, mengaku terkejut, terlebih dengan cara pendepakkan kedua asisten pelatih Djajang Nurjaman itu.

“Kami baik-baik saja di tim pelatih. Kami enggak ada masalah. Enggak ada sedikitpun masalah. Harusnya pemecatan itu disampaikan dulu secara langsung kepada orangnya,” tambahnya.

Pemuda 26 tahun inipun mengatakan sebenarnya tidak mau kehilangan keduanya. “Tapi mau bagaimana sudah terjadi. Apalagi, Coach Yoyok sudah sakit hati, dan keputusannya bulat tidak menunggu pembicaraan lanjutan, enggak bisa dibujuk lagi. Kalau Coach Wanda masih menunggu konfirmasi,” jelasnya.

Diapun berharap dengan perombakan yang sudah terjadi ini, PSMS bisa jauh lebih baik. “Ini sudah terjadi, semoga¬† ke depan ada perubahan dan PSMS bisa menang di pertandingan berikutnya,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds