Kisah Raffa dan Alfonso Hutabarat, Dua Remaja Wakil Indonesia di Rusia

Alfonso dan Raffa selama di Rusia

Alfonso dan Raffa selama di Rusia

POJOKSUMUT.com, PRESTASI membanggakan dicatat oleh dua anak Indonesia, Muhammad Raffa Casillas Yasin dan Alfonso Hutabarat yang terpilih untuk mewakili Indonesia di event International Day of Football and Friendship (F4F) di Moskwa, Rusia, pada 8-14 Juni 2018.

Dikutip dari situs resi PSSI, event yang diprakarsai perusahaan energi dari Rusia, Gazprom ini akan diikuti 200 kota di dunia yang menjadi bagian dalam program tersebut.

Raffa terpilih menjadi pesepak bola muda yang akan bergabung dengan anak-anak lain dari seluruh dunia. Mereka yang terpilih akan dibagi menjadi 32 tim untuk mengikuti Gazprom Football for Friendship International Championship 2018. Raffa berposisi sebagai penjaga gawang dalam tim beruang. Sementara itu, Alfonso mewakili Indonesia menjadi jurnalis muda yang akan meliput segala kegiatan program F4F sebagai bagian dari International Children’s Press Center.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengungkapkan sangat senang karena Indonesia bisa ikut merayakan ini bersama negara lainnya. “Kami senang untuk memberikan dukungan kami dalam perayaan International Day of Football and Friendship di Indonesia, karena kami terus berusaha menanamkan nilai-nilai inti manusia di antara anak-anak,” kata Tisha.

“Inisiatif seperti ini, menyoroti kekuatan sepak bola dalam memecahkan batas, menyatukan anak-anak dan menciptakan dampak positif dalam komunitas lokal. Kami senang mendukung para duta muda kami dalam upaya mereka untuk mempromosikan nilai-nilai yang sangat dipercaya PSSI,” ujar Tisha menambahkan.

Sebelum berangkat ke Rusia, PSSI pernah mengundang Alfonso untuk meliput pemusatan latihan tim nasional Indonesia. Alfonso mendapat kesempatan melakukan wawancara dengan pelatih Luis Milla dan striker andalan Indonesia, Ilija Spasojevic.

Alfonso dan Raffa selama di Rusia

Selama di Rusia, keduanya mendapat pengalaman yang hebat. Acara pembukaan berlangsung, Spartak Football Academy, Sabtu (9/6/2018). Raffa dan Alfonso ikut dalam tim Beruang bersama beberapa anak yang berasal dari negara Afrika, Eropa dan Amerika Selatan.

Sepanjang program ini mereka dilatih untuk mandiri. Mereka tidak ditemani pendamping orang dewasa dan harus berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman sebayanya dari negara lain.

Dalam program ini mereka benar-benar diajarkan semangat persahabatan, kebersamaan, persaudaraan, saling hormat dan menghargai, kejujuran serta menghargai segala macam tradisi. Mereka juga menjadi sebuah tim sepak bola yang bersaing secara sehat.

Untuk pemain dan pelatih mudah mereka akan menjalani training camp selama tiga hari. Setelah itu masing-masing tim akan berkompetisi untuk menjadi pemenang yang laga finalnya akan berlangsung sebelum pembukaan Piala Dunia 2018.

Untuk jurnalis muda diberi kesempatan belajar bersama di press center. Mereka meliput kegiatan training camp. Mereka juga akan dipertemukan dengan beberapa pemain legenda untuk diwawancara dan membuat reportasenya.

Pengalaman anak-anak dari 211 negara ini akan ditutup dengan momen luar biasa yakni menyaksikan langsung di stadion untuk pembukaan Piala Dunia 2018 dan pertandingan perdana antara tuan rumah Rusia melawan Saudi Arabia.

“Saya sangat berterima kasih dan bersyukur bisa mendapatkan pengalaman seperti ini. Tentu ini pengalaman yang tak mungkin terlupakan,” kata Alfonso si jurnalis cilik.

Hal senada juga diungkapkan Raffa. “Saya akan lebih senang jika tim saya nantinya juga bisa menjadi juara,” kata Raffa yang berposisi sebagai penjaga gawang. (*/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds