Pemecatan Asisten Pelatih dan 18 Pemain Asing Trial di PSMS, Begini Tanggapan Reinaldo Lobo

Reinaldo Lobo 
Foto : istimewa for Pojoksumut.com

Reinaldo Lobo Foto : istimewa for Pojoksumut.com

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pemecatan dua asisten pelatih PSMS tanpa mekanisme yang tepat telah membuat klub ini ramai dibicarakan. Apalagi, sebelumnya pemain asing asal Namibia, Sadney Urikhob telah menerima imbas dari evaluasi dengan pendepakan sebelum putaran I usai.

Kini, manajemen PSMS disebut telah mengagendakan seleksi pemain. Tak tanggung-tanggung ada 18 pemain asing yang dikabarkan tertarik trial di PSMS. Ini berarti, tak hanya Sadney, posisi ketiga pemain Ayam Kinantan yang saat ini ada menjadi tak aman. Mereka adalah Wilfried Yessoh, Dilshod Sharofetdinov dan Reinaldo Lobo. Selain itu, bakal ada beberapa pemain lokal yang akan mengikuti seleksi juga di PSMS.

Menyikapi kondisi klub, bek asing asal Brasil, Reinaldo Lobo memilih tenang dan menanti apa yang akan terjadi. Dia juga enggan berkomentar soal pemecatan dua asisten pelatih Dajang Nurjaman, Muhammad Yusuf Prasetyo dan Suwanda.

“Sejujurnya, saya tidak tahu apa yang sebenarnya sedang dan telah terjadi soal pemecatan dua asisten pelatih. Karena semua yang saya dengar tentang itu tidaklah diberitahukan secara resmi ke saya. Jadi, saya lebih baik tidak memberikan pernyataan apa-apa soal itu,” jelasnya kepada Pojoksumut.com, via Whatsapp, Rabu (13/6/2018) malam.

“Saya baca berita. Tapi saya tidak benar-benar tahu apakah itu benar atau tidak. Jadi, saya tidak bisa berkomentar lebih lanjut, karena saya jauh dari Medan saat ini,” lanjutnya.

Ya, Lobo memang sudah tidak di Medan. Dia sudah berada di kampung halamannya di Brasil, sehingga apa yang terjadi belum diberitahukan ke pemain secara resmi.

Namun, Lobo mengakui juga membaca sekilas soal seleksi 18 pemain asing didengarnya. Dia menegaskan tidak ada masalah dengan itu, karena hak manajemen melakukan itu. Dia juga siap dievaluasi.

 

“Apakah itu benar? (Seleksi 18 pemain asing). Jika benar, saya tidak merasa terancam jika mau dievaluasi. Saya sudah membuktikan apa yang saya miliki untuk tim setiap pertandingan. Saya juga beberapa kali terpilih dalam best eleven Liga 1. Saya bekerja keras setiap hari untuk menjaga performa di level yang tinggi dan terus berusaha meningkatkan permainan saya lebih baik lagi,” bebernya.

Dia juga mengomentari soal Sadney dan mendoakan yang terbaik untuk sahabatnya tersebut. “Sadney rekan yang baik dan pemain yang bagus. Saya mendoakan yang terbaik untuk karirnya. Dia masih muda, dan bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Saat ini, mantan pemain Mitra Kukar ini sedang menikmati waktu bersama keluarganya di Brasil. “Saya menghabiskan waktu bersama istri dan putri saya setiap hari di rumah. Kadang-kadang kami pergi bersama ke restoran dan bertemu teman-teman. Tapi kebanyakan saya memilih menghabiskan waktu di rumah bersama mereka, karena waktu berjalan cepat, hingga nanti saya harus kembali ke Medan,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds