Satgas Pangan Sumut Klaim Stok Daging Segar

Daging Sapi
Foto : pixabay

Daging Sapi Foto : pixabay


POJOKSUMUT-MEDAN-Tim Satgas Pangan dari Polda Sumatera Utara mengklaim stok daging menjelang Idul Fitri 1439 H masih aman.

 

Hal itu dipastikan berdasarkan pengecekan yang dilakukan dari dua lokasi Rumah Potong Hewan (RPH) di Kota Medan, Rabu (13/6/2018) kemarin.

Direktur Reskrimsus Polda Sumatera Utara Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan melalui Kasubdit I/Indag Kompol Roman Smaradhana Elhaj mengatakan, pengecekan stok daging segar itu dilakukan di RPH NP 96 Jalan Tani Asli Kampung Lalang Medan dan RPH Mabar Belawan.

“Setelah mengikuti Rapat Koordinasi di Kantor Disperindag Provinsi Sumut, Tim Satgas Pangan dibagi menjadi dua tim. Diketahui, tim pertama yang melakukan pengecekan di RPH NP 96 Jalan Tani Asli Kampung Lalang terdiri dari, personil Subdit I/Indag Ditreskrimsus Poldasu, Dinas Perdagangan Provinsi Sumut, KPPU serta Bank Indonesia. Sementara, tim kedua juga terdiri dari personil Ditreskrimsus Poldasu, Disperindag Provinsi Sumut, Karantina Medan, serta Balai Perikanan Medan,” ujarnya, Kamis (14/6/2018).

Saat berada di RPH NP 96 Jalan Tani Asli Kampung Lalang Medan milik Ruben Karo-karo, tim pertama mengetahui bahwa hingga pukul 06.00 WIB sudah sebanyak 36 ekor sapi yang dagingnya didistribusikan dengan harga perkilogram Rp103 ribu di sejumlah lokasi seperti Pasar Sukaramai, Pasar Sei Sikambing dan sejumlah pasar lainnya.

“Daging itu paling banyak didistribusikan di Pasar sukarame. Jumlah stok sapi yang berada di RPH NP 96 sebanyak 40 ekor siap potong. Selain itu, ada 47 ekor sapi titipan yang disiagakan. Hasil yang dicapai, stok sapi siap potong aman menjelang Idul Fitri 1439 H, dengan harga jual ke pedagang sebesar Rp103 ribu perkilogram,” jelasnya.

Sementara dalam kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) dan monitoring di RPH Mabar Belawan, tim yang berkordinasi dengan Direktur Operasional RPH Drh Manawu Nasution mengetahui stok daging sapi segar mencukupi. Hingga pukul 07.00 WIB, sudah 105 ekor sapi dipotong dengan harga masih sesuai harga dasar Rp105 ribu, sementara jumlah yang biasa dipotong setiap harinya hanya sekira 70 ekor.

“Saat ini masih ada 60 ekor sapi yang dicadangkan bila diperlukan. Hasil yang dicapai harga daging segar dari RPH Rp105 ribu, selanjutnya dijual pedagang kepada konsumen seharga Rp130 ribu. Ketersediaan stok daging masih aman pada setiap feed loater memiliki lebih dari 500 ekor sapi hidup, dengan estimasi keseluruhan 2000 ekor sapi. Harga daging dari RPH masih normal, sementara itu harga naik di pedagang diduga dipengaruhi olehnya psikologis konsumen saja. Mungkin nanti sore harga sudah kembali normal Rp110 ribu perkilogram,” jabarnya.

Ia menambahkan, pemerintah memberikan peringatan (warning) agar pedagang tidak menaikkan harga jual daging terlalu tinggi kepada masyarakat. Menurutnya, selain karena harga daging dari RPH cukup murah hanya berkisar Rp103.000-105.000, amannya ketersediaan stok daging segar membuat pedagang tidak memiliki alasan untuk membuat harga jual tinggi kepada masyarakat. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds