Over Kapasitas, Diduga Penyebab KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba

Keluarga penumpang  memadati lokasi pinggir Danau Toba pascainsiden tenggelamnya KM Sinar Bangun.
Foto : ist

Keluarga penumpang memadati lokasi pinggir Danau Toba pascainsiden tenggelamnya KM Sinar Bangun. Foto : ist



POJOKSUMUT.com, MEDAN-Tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada Senin (18/6/2018) petang diduga karena kelebihan muatan atau over kapasitas.

Kasi Lalu Lintas Danau Sungai dan Penyeberangan (LLASDP), Rijaya mengatakan, kapal kayu ini sebenarnya berkapasitas 60 orang penumpang. Akan tetapi penumpang yang diangkut sekitar 80 orang.

“Keterangan dari operator kapal, katanya ada sekitar 80 orang penumpang yang diangkut. Itu baru prediksi ya, karena sampai sekarang mereka baru mencari bonggol-bonggol penjualan tiketnya,” ujar Rijaya kepada wartawan, kemarin malam.

Tak hanya kelebihan jumlah penumpang, dikabarkan kapal tersebut juga mengangkut sekira 55 unit kendaraan roda dua. Padahal, sesuai sertifikat, kapal itu tidak boleh membawa kendaraan dan hanya boleh membawa muatan penumpang.

“Sesuai sertifikatnya, kapasitas kapal hanya 60 orang, tapi ternyata dibawa 80 orang. Kapal itu tidak boleh membawa kendaraan roda dua, jadi over kapasitas,” beber Rijaya.

Hingga kini, tambah dia, dari sekitar 80 orang penumpang, jumlah korban yang ditemukan baru 19 orang. Rinciannya penumpang selamat yang ditemukan KM Cinta Damai sebanyak 14 orang dibawa ke Simanindo, penumpang yang diselamatkan KMP Sumut 1 ada dua orang (satu meninggal dan satu hidup) dan penumpang yang diselamatkan KMP Sumut 2 sebanyak tiga orang hidup.

“Korban langsung dibawa ke rumah sakit. Waktu di Tigaras itu, kapal kita KMP Sumut 1 dan KMP Sumut 2 tidak nyaman bersandar, makanya kita evakuasi ke Simanindo,” jelasnya.

Akan tetapi, sambung Rijaya, pencarian terpaksa dihentikan lantaran situasi cuaca yang tidak mendukung. “Pencarian (kemarin malam) dihentikan sementara karena keadaan cuaca. Namun, kita masih stand by di lokasi sembari menunggu informasi cuaca dari BMKG memungkinkan untuk pencarian” tandasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Aura Kasih Ngaku Gak Kuat Jalani LDR

Pojoksumut.com, Jakarta- Siapa sih yang mau jauh-jauh dari sang kekasih? Menjalani hubungan jarak jauh alias LDR (long distance relationship) dengan …