Dikritik, Manajemen Tak Jadi Libatkan Legenda PSMS, Seleksi Pemain Diserahkan ke Djanur

Djanur berbincang bersama Fredyan 'Ucil' Wahyu usai tim latihan di Stadion Teladan, beberapa waktu lalu.
Foto : nin/pojoksumut

Djanur berbincang bersama Fredyan 'Ucil' Wahyu usai tim latihan di Stadion Teladan, beberapa waktu lalu. Foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Manajemen PSMS akhirnya harus menganulir rencana melibatkan para legenda PSMS dalam perekrutan pemain klub berjuluk Ayam Kinantan tersebut.

Ini tak terlepas dari banyaknya kritik tentang intervensi manajemen pengurus terhadap wewenang tim pelatih yang dipimpin Djajang Nurjaman itu.

Hal ini diputuskan dalam rapat tertutup manajemen pengurus dan tim pelatih yang dihadiri Djanur-sapaan Djajang Nurjaman, asistennya Suharto AD serta pelatih kiper, Sahari Gultom, Rabu (20/6/2018) sore.

“Kami putuskan bahwa untuk perekrutan pemain baru nantinya akan ditentukan langsung oleh tim pelatih dalam hal ini Coach Djanur dan asistennya Suharto AD,” terang Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja.

Namun, pria yang akrab disapa King ini memastikan tetap ada koordinasi pelatih dan manajemen pengurus dalam perekrutan pemain. “Sebelum menentukan nama pemain yang akan direkrut pelatih nantinya akan koordinasi dengan manajer dan asistennya,” terang King.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk menjalin komunikasi antarmanajemen dan tim pelatih yang lebih baik.

Pelatih Kepala PSMS, Djajang Nurjaman pun mengamini pernyataan King. Dia menyebutkan semua polemik dalam tubuh tim sehingga ada beberapa keputusan yang dinilai tidak berjalan sesuai mekanisme adalah karena miss komunikasi.

Satu diantaranya saat manajemen pengurus mendepak dua asisten, Muhammad Yoyok Prasetyo dan Suwanda tanpa sepengetahuan Djanur. “Jika kemarin ada kabar saya dikebiri dengan putusan managemen terkait penentuan pemain, saya ingin meluruskan kabar miring tersebut. Semua keputusan tetap di tangan saya,” tegas mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Sementara itu, usai mendepak Sadney Urikhob, PSMS akan kedatangan pemain baru yang akan trial mulai besok, Kamis (20/6/2018) di Stadion Mini Kebun Bunga, sesuai dengan jadwal latihan perdana PSMS usai libur panjang. Para pemain seleksi ini nantinya akan dipilih untuk mendapatkan tim dengan komposisi terbaik untuk putaran II agar PSMS bisa tampil apik.

Saat ini, PSMS masih berada di peringkat 14 dengan poin 15 dari 13 kali main, lima kali menang dan 8 kali kalah. PSMS baru menceploskan 16 gol dan kemasukan 24 gol. Jumlah kebobolan PSMS cukup memprihatinkan, karena terbanyak kedua setelah PS Tira (28 gol).

Kamis besok dijadwalkan dua pemain lokal yakni Pablo Cesar Worabay (Persip Pekalongan) dan Teza Ridwan (Persita) serta pemain asing Timnas Namibia akan ikut seleksi. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds