Latihan Perdana PSMS tanpa Satupun Pemain Asing

Legimin Raharjo dkk menjalani latihan.
Foto : MO PSMS

Legimin Raharjo dkk menjalani latihan. Foto : MO PSMS

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Skuad PSMS Medan kembali menjalani latihan rutin di Stadion Mini Kebun Bunga, Kamis (21/6/2018) sore, setelah libur panjang jelang lebaran.

 
Namun, belum semua pemain ikut latihan kali ini. Tiga pemain asing, Reinaldo Lobo, Dilshod Sharofetdinov dan Wilfried Yessoh tidak terlihat. Sementara satu pemain lokal, Muhamad Alwi Slamet juga absen.

Pelatih Kepala PSMS, Djajang Nurjaman menyebutkan ketidakhadiran ketiga pemain asing memang sudah mendapatkan lampu hijau. “Yang absen asing kita kasih izin sehubungan dengan perjalanan jauh, yang dari Brasil, Pantai Gading dan Uzbekistan. Saya pikir butuh waktu, jadi saya harapkan tanggall 25 tau 26 Juni sudah hadir di sini,” ujarnya, Kamis (21/6/2018).

Sedangkan Alwi, lanjut pelatih yang akrab disapa Djanur itu, absen karena urusan keluarga. “Alwi minta izin karena pernikahan kakaknya. Itupun satu hari, esok sudah bergabung lagi,” lanjutnya.

Dalam sesi latihan ini, Legimin Raharjo dkk menjalani aerobik dan fokus pada pemantauan fisik pemain. Meski PSMS sendiri belum memiliki pelatih fisik baru setelah pendepakan Suwanda. “Sebagai welcome training pascalibur. sata ingin melihat kebugaran dan kondisi fisik pemain. Sebagian besar tidak drop kondisi fisiknya. “Tapi supaya realnya besok pagi (Jumat, 22/6/2018) kita akan lakukan beep test. Untuk mengetahui VO2 max-nya di angka berapa,” ungkapnya.

Djanur sendiri mengatakan para pemain diberikan tugas sebelum liburan untuk tetap latihan masing-masing. Untuk mengetahui apakah benar dilakukan, mereka diminta merekam kegiatan latihan dan video tersebut diserahkan ke tim pelatih.

Sementara itu, rencana PSMS menambah dan menemukan amunisi baru untuk putaran II ditandai dengan kehadiran para pemain yang mulai ikut seleksi. Sore tadi, dua pemain lokal tampak hadir. Mereka adalah Pablo Cesar Worabay dan Teza Ridwan.

Mantan pelatih Persib Bandung itu enggan memutuskan semuanya secara terburu-buru. Meski diakuinya mereka punya skill yang bagus seperti Pablo. “Sebagai striker, Pablo mainnya tadi cukup bagus. Tapi terlalu cepat untuk memutuskan apakah dirinya pantas bergabung atau tidak. Kita enggak terburu-buru. Sampai kita bisa memutuskan. Waktunya masih panjang untuk menentukan. Karena masih ada sisa empat laga lagi di putaran pertama Liga 1 musim ini,” bebernya.

Djanur sendiri akan meninggalkan timnya kurang lebih seminggu untuk mengikuti kursus kepelatihan lanjutan. “Selama saya tinggal, sudah konsolidasi program nanti Suharto (asisten pelatih) yang menjalankan. Besok pagi saya berangkat,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds