Rumah Kasatpol PP Sumut Disatroni Maling, Pelaku Anak Buahnya Sendiri

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay



POJOKSUMUT.com, MEDAN– Sebagai seorang personil Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP), PR (27) tidak menjalankan tugas dan kewajibannya.

Malahan, dia nekat mencuri di rumah atasannya sendiri yakni rumah Kasatpol PP Sumut Antoni Siahaan di Jalan Melati Raya Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang.

Tak ayal, kini warga Jalan Pintu Air 4 Gang Maju Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor ini harus meringkuk di penjara. Pasalnya belum lagi menikmati hasil kejahatannya, dia keburu diciduk oleh tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Unit Pidum Satuan Reskrim Polrestabes Medan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jumat (22/6/2018), penangkapan tersangka berawal dari adanya laporan Ayu Ulina br Siahaan (26) yang tak lain anak dari Antoni Siahaan ke Polrestabes Medan, Rabu (20/6/2018) malam.

“Dalam laporannya, korban kehilangan laptop merek Asus warna putih, 1 kalung emas putih berikut mainan berlian seberat 6 gram, 1 gelang emas bulat dengan hiasan di sisi kanan 6 gram dan 1 cincin emas bertulis Ayu seberat 6 gram,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira.

Atas informasi tersebut, Tim Pegasus yang dipimpin Kanit Pidum AKP Rafles Marpaung langsung melakukan penyelidikan di lokasi serta memintai keterangan saksi-saksi. Dari hasil penyelidikan, tersangka pencurian itu ternyata tak lain oknim anggota Satpol PP berinisial PR yang saat itu bertugas menjaga rumah korban.

“Tim Pegasus menginterogasi tersangka. Saat diinterogasi, PR mengakui perbuatan pencurian tersebut. Modus yang dilakukannya dengan cara membuka pintu garasi dengan kunci yang tersimpan di dalam rumah korban. Selanjutnya tersangka masuk ke kamar dan menggondol perhiasan dan laptop milik korban,” jelasnya.

Diutarakan Putu, tersangka mengakui menjual perhiasan milik korban ke salah satu toko emas di daerah Simpang Kwala Medan seharga Rp1,8 juta. Sedangkan laptop korban dijual ke Nimfa Gadai di Jalan Jamin Ginting Rp1,5 juta.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan laptop korban. Tersangka berikut barang bukti diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif.

“Tersangka beraksi saat rumah kosong lantaran ditinggal penghuninya pergi ke Jakarta pada Sabtu (9/6/2018) sore. Seluruh pintu dan jendela rumah korban terkunci dan dijaga PR. Dan disitu tersangka dengan leluasa menjalankan aksi pencurian,” tandasnya sembari menyebutkan akibat perbuatanntya itu tersangka terancam hukuman penjara di atas 5 tahun. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Aura Kasih Ngaku Gak Kuat Jalani LDR

Pojoksumut.com, Jakarta- Siapa sih yang mau jauh-jauh dari sang kekasih? Menjalani hubungan jarak jauh alias LDR (long distance relationship) dengan …