Basarnas : Perlu Diproses Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter Danau Toba

KM Sinar Bangun.
Foto : Facebook Josdiwanto Bombit

KM Sinar Bangun. Foto : Facebook Josdiwanto Bombit

POJOKSUMUT.com, KEPALA Basarnas Marsekal Muda TNI M Syaugi membenarkan soal temuan di kedalaman 490 meter Danau Toba. Hanya saja, dia belum bisa memastikan apakah benda yang terdeteksi itu bangkai KM Sinar Bangun.

“Kita ada indikasi menemukan objek di kedalaman 490 meter, kalau dari alat kita ada di Barat Daya. Kita perlu proses, apa ini yang ada di dalam. Betul kah kapal Sinar Bangun atau apa, belum tahu,” ungkapnya, Minggu (24/6/2018).

Hal senada dikatakan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Pusat, Sutopo Purwo Nugroho lewat akun Twitter resminya. “Kepala Basarnas menyampaikan adanya indikasi bangkai kapal di perairan Danau Toba pada kedalaman 490 meter. Perlu analisis lebih lanjut untuk memastikan bangkai kapal adalah KM Sinar Bangun. Tim SAR terus bekerja tanpa mengenal lelah,” tulisnya.

Sebelumnya, Tim survey Basarnas dan Mahakarya Geo Survey-IAITB yang dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas serta disaksikan oleh Menteri Sosial Bapak Idrus Marham, telah menemukan dan mengidentifikasi posisi kapal Sinar Bangun di koordinat: 2 deg 47’ 3.835 N, 98 deg 46’ 10.767 E, Kedalaman 450 meter, Minggu (24/6/2018) sekira pukul 11.12 WIB.

“Selanjutnya kami serahkan hasil ini kepada pihak berwenang untuk langkah-langkah strategis berikutnya. Mengingat kondisi kedalaman yg mencapai 450 meter, kami usulkan untuk memobilisasi ROV ECA H1000 semi work class untuk membantu proces pengangkatan kapal yang diperkirakan banyak korban masih terperangkap di dalam badan kapal. Terima kasih atas doa dan dukungan luas dari masyarakat akan upaya pemetaan Hydrography khususnya untuk misi Search and Rescue,” ungkap N. Henky Suharto dari PT Mahakarya Geo Survey dalam pesan Whatsapp yang beredar. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds