Pulang Kampung ke Tapsel, Sempat Hilang Tiga Hari, Video Porno Disebar Teman Dekat

Keluarga korban mengadukan nasib putrinya.
Foto: Samman Siahaan/Metro Tabagsel

Keluarga korban mengadukan nasib putrinya. Foto: Samman Siahaan/Metro Tabagsel

POJOKSUMUT.com,   TAPSEL-Trauma mendalam dirasakan NHR, perempuan berusia 22 tahun asal Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Pasalnya,  akun Facebook miliknya dikuasai seseorang dan menyebarkan konten aksi porno dirinya, sejak seminggu lalu.

Menurut LS (58), ayah NHR, mulanya, anak keduanya yang merupakan Mahasiswi Keperawatan di Kota Bekasi itu pulang ke kampung halaman mereka di Angkola Timur pada Minggu (10/6/2018). Berselang tiga hari, atau Rabu (13/6/2018), NHR ke luar rumah dan tidak pulang selama dua hari.

“Salat Hari Raya pun enggak lagi, karena mencari dia,” tutur LS kepada Metro Tabagsel (Jawa Pos Group) akhir pekan kemarin.

Lebaran hari pertama, pada pukul 15.00 WIB, akhirnya secara kebetulan LS menemukan anaknya itu dengan seorang pria yang diduga bernama LH, warga Siunggam, Kecamatan Padangbolak, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Keduanya keluar dari kantor salah satu perusahaan air minum daerah di bilangan Batunadua, Kota Padangsidimpuan.

LS yang murka, mengejar dan memukulkan tongkat kayu sapu ke bahu pria yang membawa putrinya itu. Pria itu pun melarikan diri hingga LS tak dapat menyusulnya. Sore itu juga, sebenarnya LS mendatangi Markas Polres Tapanuli Selatan berniat untuk membuat pelaporan terkait anaknya yang tidak pulang dalam 3 hari belakangan. Namun, karena masih suasana Lebaran, saat itu petugas jaga meminta ia untuk kembali datang pada hari-hari kerja.

“Pertama-tama, kami datang. Ditanyanya, dimana kejadiannya? Dibilang si butet (NHR), di daerah Tanggal. Oh itu, lokasi kota, berarti harus ke (Polres) Kota, katanya. Makanya selanjutnya kami ke Kota (Padangsidimpuan),” terang LS.

Beberapa jam setelah NHR dibawa pulang, tepat pukul 21.00 WIB, ada pesan masuk ke smartphone milik NHR dari Lahmuddin Harahap yang berisi; Kamu datang, kalau gak datang, akan kusebar video kita.

Konten foto dan video dengan aksi porno NHR dan LH pun mulai diunggah dan tersebar melalui akun NHR sendiri, pada Sabtu (16/6/2018) pada pukul 20.16 dengan pesan; Aku kangen kamu suamiku. Kamu di mana.

Dan secara beruntun, hingga Senin (18/6) pukul 19.53 WIB, foto dan video aksi itu disebar secara berulang-ulang. Dengan kata-kata yang vulgar. Foto dan video itu pun mendapat respon yang beragam dari sejumlah akun yang umumnya mencaci aksi 2 pasangan muda-mudi itu, bahkan sudah dibagikan ribuan kali.

Anehnya, beberapa foto dan video itu disebar dengan pesan, bahwa NHR merupakan mahasiswi salah satu Akper, alamat NHR sendiri, dengan maksud agar profil lengkap NHR diketahui khalayak. Itu juga yang membuat keluarga NHR malu besar dan tertekan.

“Jadi hari Kamis (kemarin), saya udah datang ke Polres Kota. Tapi katanya, jika ini diterima si Butet juga bakal dihukum, padahal kan dia korban, seperti dihipnotis, jadi (tatapan) matanya juga kosong waktu kejadian itu,” ungkap LS.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Ismawansa SIK melalui KBO, Ipda Aswin yang menerima korban dan keluarganya menyarankan agar keluarga membuat pengaduan ke Polres Kota Padangsidimpuan berdasar konten video dan foto yang disebar dibuat di wilayah Kota Psp.

“Untuk ITE bisa kita terima, jadi nanti buat juga pengaduan ke Polres Kota,” kata Ipda Aswin, sembari mengarahkan mereka ke bagian pelayanan masyarakat.

Sementara itu, NHR, seperti diceritakan ayahnya, peristiwa itu terjadi tanpa paksaan namun ia tidak berdaya untuk menghindar lantaran di bawah alam sadarnya.

“Waktu itu, divideokan saya tak tahu itu divideo. Apaan ini? Saya bilang, biar kamu gak pulang, katanya,” terang NHR yang mengaku kenal dengan pria yang memakai kawat gigi itu, melalui media sosial facebook dan tertarik lantaran mengira pria tersebut merupakan bagian aparat. (san/mtbag/JPG)



loading...

Feeds