Bikin Heboh! Bangkai Hewan Besar Bertaring Asal Antarika di Pesisir Pantai Nias

Bangkai Walrus yang terdampar di pesisir Pantai Nias Barat.
Foto : Ist/JPG

Bangkai Walrus yang terdampar di pesisir Pantai Nias Barat. Foto : Ist/JPG

POJOKSUMUT.com, NIAS-Masyarakat di pesisir pantai Nias Barat, Sumatera Utara, dibuat heboh dengan penemuan bangkai seekor binatang besar dan bertaring. Belakangan, hewan tersebut diketahui sebagai mamalia laut bernama Walrus (Odobenus Rosmarus).

Yang mengagetkan tentu hewan ini sejatinya tersebar di Samudera Arktika yang dingin dan bukan di daerah beriklim tropis.

Berdasarkan informasi, bangkai binatang besar dan bertaring ini sudah terdampar di tepi pantai, sejak Kamis (26/6) lalu. Keberadaan hewan besar bertaring inipun menjadi pusat perhatian warga karena memiliki panjang 10 meter dan berdiamter 1,5 meter.

Mendapat kabar temuan tersebut, tim ahli Zoologi Universitas Sumatera Utara (USU) langsung turun melakukan penelitian di lokasi temuan bangkai di Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat.

“Walrus ini adalah hewan khas dari Kutub Selatan Antartika, dan diperkirakan terbawa arus laut dari Samudera Hindia menuju Kepulauan Nias,”ujar salah seorang ahli Zoologi, Erni Jumilawaty kepada wartawan di Medan, kemarin.

Dikatakan Erni, penelitian dari awal video amatir sudah bisa diketahui jenis hewan besar itu. Namun, sebelumnya diperkirakan bangkai ikan paus. Kemudian dilakukan penelitian secara detail sudah jelas Walrus.

“Tadinya, saya mencurigai ada dua ya, Paus sama dari kelompoknya Walrus, setelah saya teliti lagi ternyata kalau dari kelompoknya Paus tidak memungkinkan karena dari kepalanya, sebab kepala Paus cenderung smooth, sedangkan Walrus dia nampak lebih menunjukkan ciri mamalianya kalau dibandingkan dengan Paus,” terang Erni.

Dijelaskan Erni, dari taring yang berada di bagian kepala, bangkai hewan besar itu sangat identik dengan Warlus.

“Saya nggak yakin ini milik Nias, tapi kalau dia dalam bentuk kelompok kemungkinan saya agak sedikit curiga memang bisa ditemukan di daerah Nias karena kebetulan Nias adalah laut lepas. Karena laut lepas bisa didatangi dari banyak makhluk dari daerah lain,” jelas Erni.

Kepada warga, Erni mengimbau agar menjauhi bangkai Walrus dikarenakan bisa terinfeksi penyakit. “Diharapkan warga menjauhi hewan tersebut karena bisa terinfeksi penyakit yang dibawa hewan mati itu,” terangnya. (gus/han/JPG)



loading...

Feeds