Bendahara Dinkes Labusel Lolos OTT, Kabur Lewat Jendela

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSUMUT.com, LABUSEL-Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) berinisial S (34), berhasil lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu, Senin (9/7/2018) petang kemarin.

Pasalnya, S yang disebut tinggal di Desa Asam Jawa Kecamatan Cikampak, Labusel itu kabur dari lewat jendela.

“Bendahara atas nama S pada saat dilakukan penindakan, yang bersangkutan melarikan diri lewat jendela di dalam ruangannya,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (10/7/2018).

Diutarakan Tatan, saat ini sudah diimbau terhadap yang bersangkutan untuk menyerahkan diri ke Polres Labuhanbatu. Namun, sampai saat ini belum hadir. “Masih dalam pencaharian oleh tim,” ucapnya.

Sebelumnya, Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu melakukan OTT di kantor Dinkes Labusel. Sebanyak 6 orang aparatur sipil negara (ASN) diamankan.

Keenam ASN tersebut terdiri dari 4 kepala puskemas di Labusel, 1 kepala puskemas di Labuhanbatu dan seorang lagi bendahara puskesmas di Labusel.

“Sekira pukul 14.30 WIB, Tim Saber Pungli Polres Labuhan Batu mendapat informasi bahwa adanya pemotongan Dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) Periode Januari 2018 s/d Maret 2018,” ungkap Tatan.

Dari informasi itu, selanjutnya tim melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap keenam orang tersebut.

“Dana BOK tersebut dipotong oleh Bendahara Dinkes Labusel atas nama S sebesar 40 persen, dari Dana BOK yang diterima oleh masing-masing kepala puskesmas di sana. Sehingga, dana BOK yang diterima oleh masing-masing kepala puskesmas tidak lagi sesuai dengan jumlah yang seharusnya diterima,” jelas Tatan. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds