Remaja 16 Tahun Asal Sergai, Curi Motor di Tanjungbalai, Terungkap Saat Kecelakaan

Tersangka beserta barang bukti curiannya.

Tersangka beserta barang bukti curiannya.

POJOKSUMUT.com, KELAKUAN remaja yang satu ini sudah keterlaluan. Usia yang terbilang muda, tepatnya 16 tahun, IP alias Nuel sudah empat kali melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Beruntung kejahatannya berhasil dihentikan setelah ditangkap personil Polsek Datuk Bandar Kota Tanjungbalai saat pelaku beraksi di wilayah Polres Tanjungbalai, Kamis (12/7/2018) dini hari.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai, melalui Kapolsek Datuk Bandar AKP Ahmad Yani, didampingi Kanit Reskrim Polsek Datuk Bandar, Ipda Eko Ady Ranto mengatakan terungkapnya kasus tersebut atas laporan dari korbannya yang bernama Ade Chandra Sitorus (25), warga Dusun I Desa Pematang Sei Baru Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan.

Korban mengatakan telah terjadi pencurian sepeda motor Suzuki Fu 150 SCD Nomor Polisi BK 6280 QAC di Cafe Combure Tanjungbalai, Jalan Anwar Idris Kelurahan Bunga Tanjung Kecamatan Datuk Bandar Timur saat korban menyaksikan pertandingan piala dunia.

“Tenyata setelah berhasil menjalankan aksinya pelaku yang bernama Nuel statusnya masih pelajar warga Dusun VI Desa Pon Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) langsung membawa sepeda motor hasil curiannya ke kampungnya di Sergai,” ujar Ipda Eko, Sabtu (14/7/2018).

Apesnya, saat pelaku sampai di Desa Gajah Kabupaten Asahan, pelaku mengalami kecelakaan. Ia menabrak seorang pengendara sepeda motor lalu terjatuh dan tidak bisa melanjutkan perjalanannya. Oleh warga sekitar di lakukan pertolongan. “Terlihat pelaku gugup dan ketakutan, lalu oleh seorang warga menggeledah celana pelaku dan di temukan sebuah kunci  T,” lanjut Kanit.

Alhasil, warga mempertanyakan apakah sepade motor tersebut miliknya atau bukan. Pelaku akhirnya mengakui barang itu bukan miliknya. Dan warga tersebut menghubungi Polsek Kisaran Kota dan Personil Polsek Kisaran Kota mengamankan pelaku dan menghubungi Polres Tanjungabai.

“Pelaku meengakui bahwa sudah empat kali melakukan curanmor, dua kali di Tanjungbalai, satu kali di Tebingtinggi dan 1 kali Firdaus Serdangbedagai. Tersangka juga melakukan aksinya berdua bersama temannya. Namun,  malam itu setelah behasil melaksanakan aksinya, temannya duluan pulang ke Sergai. Makanya pelaku sendiri yang berhasil diamankan. Tersangka kita jerat dengan pasal 363 ayat 1, ke 4-5 KUHP,” pungkas Ipda Eko. (CR-1/pojoksumut)



loading...

Feeds