Sinyal Terbuangnya Tiga Pemain Asing PSMS Makin Kuat

Milos ikut seleksi di PSMS diturunkan dalam laga uji coba lawan PS Unimed, Jumat (20/7/2018)

Milos ikut seleksi di PSMS diturunkan dalam laga uji coba lawan PS Unimed, Jumat (20/7/2018)

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pelatih PSMS, Peter Butler memberikan sinyal bahwa tiga pemain PSMS saat ini dalam posisi terancam. Ini terlihat dari banyaknya pemain asing yang ikut seleksi.

Ada tiga pemain, mantan striker U-21 Rumania, Andrei Cosmin, gelandang asal Montenegro, Milos Kirkotic, pemain asal Inggris, Daniel Stubi yang sudah ikut bersama saat uji coba lawan PS Unimed, di Stadion Teladan, Jumat (20/7/2018) sore.

Mereka ini adalah pemain yang mendaftar seleksi bukan dicari manajemen. Juga ada dua pemain lokal Syaiful Ramadhan (PSPS) dan Bobi Satria yang ikut trial.

Selain itu, pelatih Inggris itu ternyata punya lima nama pemain asing yang sudah direkomendasikannya ke manajemen.

“Saya sudah ada striker yang datang mungkin minggu depan, maaf tidak bisa beri tahu nama. Ada dari Brasil, Jerman, Yunani  yang saya seleksi, mungkin lima pemain. Saya seleksi untuk langsung (direkomendasikan). Yang pasti, striker, gelandang, pemain belakang, stopper,” ujarnya, Jumat (20/7/2018) sore usai laga uji coba PSMS lawan PS Unimed di Stadion Teladan.

Ini berarti baik Reinaldo Lobo (stopper), Dilshod Sharofetdinov (gelandang), Wilfried Yessoh (striker) dalam posisi berbahaya. “Jangan pikir saya duduk di hotel, nonton TV saja. Saya selalu cari informasi soal pemain,” timpalnya.

Pun dia memastikan, lima pemain yang direkomendasikannya ke manajemen tidak langsung dikontrak. Sebab, manajemen juga punya rekomendasi “Harus mengerti, kita tidak punya banyak waktu, kita harus bikin keputusan yang berani yang lebih penting kondusif untuk PSMS. Saya bicara sama pengurus, saya kasih rekomendasi saya dan mereka ada dikirim rekomendasi juga, kita setuju, jadi,” bebernya.

Dia menyebutkan dalam proses pencarian pemain asing, dia melihat kondisi PSMS yang saat ini berada di dasar klasemen Liga 1 dengan catatan lini belakang dan depan yang buruk. Dari 18 kontestan Liga 1, PSMS berada di posisi 18 dengan kemasukan 30 gol atau terburuk kedua setelah PS Tira (38 gol). Selanjutnya, lini depan memasukkan gol 17 atau yang paling sedikit kedua di bawah Perserui (16 gol).

“Harus mengerti, PSMS defensif kedua paling buruk di dalam liga, kita harus buat hal untuk itu, PSMS paling tidak bagus dalam scoring record (mencetak gol). Tidak butuh menjadi ilmuwan roket untuk mengerti hal tersebut. Jadi putaran kedua kita harus bisa bantu PSMS untuk bisa cetak delapan hingga 10 gol. Kita harus buat keputusan yang berani untuk PSMS,” tegasnya.

Butler mengurai butuh pemain berpengalaman untuk mengangkat PSMS. Sejatinya, dia melihat potensi pemain muda di PSMS. “Tapi untuk situasi sekarang, harus rekrut pemain berpengalaman,” ungkapnya.

Sedangkan untuk tiga pemain asing yang tadi ikut uji coba, Andrei Cosmin, Milos Kirkotic, dan Daniel Stubi dan dua pemain lokal Syaiful Ramadhan serta Bobi Satria belum bisa dinilainya secara utuh untuk direkomendasikan. Sementara, Gaston Castano yang sudah tiba di Medan belum tampak hadir.

“Dia (Andrei Cosmin) baru tiba dari Rumania, saya tidak bisa evaluasi dia karena dia baru main 30 menit saja karena banyak pemain. Milos, kalau orang datang ke sini dikirim dan langsung kontrak tidak bisa. Saya mau lihat pemain untuk dua tiga hari Dan kita mungkin lebih baik ada tanding internal atau melawan divisi 2 atau Divisi 3 bukan melawan tim mahasiswa,” ungkapnya.



loading...

Feeds