PKB Resmi Laporkan KPU Medan ke Panwaslu

KPU Medan
Foto : net

KPU Medan Foto : net

POJOKSUMUT.com, MEDAN-DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Medan akhirnya melaporkan secara resmi KPU Kota Medan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Medan, kemarin (20/7/2018).

Laporan yang dilakukan terkait tidak lolosnya pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019.

Sekretaris DPC PKB Kota Medan Ali Sutan yang dikonfirmasi menyatakan, laporan sudah diterima oleh Panwaslu dengan melampirkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Kini, sedang menunggu tindak lanjutnya bagaimana.

“Laporannya ke Panwaslu sudah diterima, yang dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB. Jadi, kita tunggulah bagaimana selanjutnya,” kata Ali Sutan, Sabtu (21/7/2018).

Ia mengaku akan terus memantau tindak lanjut laporan yang dilakukan. Harapannya, secepat mungkin diproses sehingga diketahui hasilnya seperti apa.

“Masih berproses laporannya dan kita juga masih melengkapi nantinya berkas-berkas apa saja yang kurang,” ujarnya tanpa menjelaskan berkas dimaksud.

Menurut dia, hal utama yang menjadi penyebab tak lolosnya pendaftaran dikarenakan jaringan sistem informasi online (silon) yang mengalami kendala pada waktu pendaftaran. “Cukup sulit mengakses silon dari KPU Medan karena terjadi kendala dalam jaringan server-nya. Oleh sebab itu, persyaratan yang diminta (formulir B1, B2 dan B3) tak dapat dipenuhi,” tukasnya.

Ali Sutan berharap, nantinya Panwaslu Kota Medan dapat memberi keputusan yang adil dan PKB bisa ikut serta dalam pemilihan caleg tahun depan.

Sementara, Komisioner Panwaslu Kota Medan, Fadli mengatakan, laporan pengaduan PKB sudah masuk dan diterima. Untuk selanjutnya, diteliti atau dipelajari terlebih dahulu.

“Sudah masuk memang laporannya dan akan kita pelajari dulu. Setelah itu, akan meminta keterangan dari partai tersebut mengenai duduk persoalannya,” ujar Fadli singkat.

Sebelumnya, diketahui PKB dipastikan tidak ikut bertarung dalam Pileg 2019 khususnya untuk Kota Medan dikarenakan tak memenuhi syarat berkas pencalonan. Oleh sebab itu, berkas yang dilampirkan saat pendaftaran dikembalikan KPU Kota Mdan.

“PKB kita kembalikan berkasnya karena pengurus tidak membawa formulir B1, B2 dan B3, yakni berkas pencalonan yang wajib ditandatangani ketua dan sekretaris saat mendaftar. Pengurus hanya membawa berkas calonnya (bakal caleg) yang akan diusung,” jelas Komisioner KPU Kota Pandapotan Tamba.

Pandapotan menyebutkan, dalam mendaftar paling penting sebenarnya adalah berkas pencalonan yang menjadi syarat utama. Sedangkan berkas calonnya masih bisa menyusul untuk dilengkapi. “Seseorang bisa diajukan menjadi caleg apabila diusulkan oleh parpol, bukan calegnya sendiri yang maju. Sebab, sarananya harus melalui parpol,” pungkasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds