Beginilah Sosok Arafat, Imam Salat yang Tetap Khusyuk di Tengah Guncangan Gempa

Imam salat yang terus melaksanakan salat.

Imam salat yang terus melaksanakan salat.

POJOKSUMUT.com, VIDEO  tentang seorang imam salat di Masjid As Syuhada, Bali tetap khusyuk di tengah guncangan gempa Lombok, Minggu (5/8/2018) malam, terus menjadi perbincangan publik.

Sosoknya dipuji netizen lantan tetap teguh melantunkan kalam Allah. Lalu siapakah dia? Dilansir dari Detik, sang imam bernama Arafat.

Dari kesaksian takmir atau nazir masjid saat itu, jamaah salat sedang melaksanakan rakaat kedua. “Sebelum selesai Al-Fatihah kan ada ‘amin’, itu sudah mulai terasa guncangannya tapi masih kecil. Setelah amin, baru keras. Kita takut, baru kali itu guncangannya sebesar itu,” ujarnya seperti dilansir dari Detik, Senin (6/8/2018).

Takmir yang enggan disebutkan namanya ini kemudian mendengar suara kayu seperti patah dan tenda yang ada di depan musala bergerak. Dia kemudian ke luar musala untuk menyelamatkan diri.

“Waktu itu semua membatalkan salat. Ketika gempanya sangat besar itu, kita semua lari. Sempat berapa lama kita sudah di luar. Saat itu, imam masih baca ayat kursi,” kenangnya.

Namun, begitu melihat imam salat tetap salat khusyuk, takmir dan beberapa makmum kembali barisan atau saf. “Kita lalu cuci kaki, langsung balik salat lagi,” tambahnya.

Takmir itu menyebutkan Arafat tak rutin berada di masjid tersebut. “Namanya Arafat. Dia kadang-kadang datang, kadang-kadang tidak. Dia lagi liburan saja,” ungkapnya.

Dia sempat berbincang dengan Arafat usai salat selesai. Dari ucapannya, ia meyakini iman Arafat sangat kuat hingga tetap khusyuk memimpin salat ketika gempa.

“Saya percaya imannya sangat kuat,” ujarnya.

“Saya sempat mengobrol juga. Imannya dia sangat kuat. Dia bilang ‘semua itu karena Allah. Gempa itu Allah yang ciptakan. Jadi kalau kita baca ayat kursi, itu kan ayatnya tentang keagungan Allah, sifat-sifat Allah’. Dia baca ayat kursi itu tidak berpikir, setelah ‘amin’ selesai lalu di mulutnya itu langsung ayat kursi,” ceritanya.

Dia mengatakan Arafat tidak berkenan diwawancara. Imam salat tersebut tak ingin niat ibadahnya berubah jadi riya’ (*/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds