Minim Alat Bukti dan Saksi, Kasus Perampokan BTPN Tembung Belum Ada Titik Terang

BTPN di Desa Tembung yang dimasuki perampok, Selasa (10/7/2018)

BTPN di Desa Tembung yang dimasuki perampok, Selasa (10/7/2018)

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sudah hampir satu bulan kasus perampokan BTPN di Pasar IX Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, bergulir. Namun, hingga kini belum menemui titik terang siapa pelaku perampokan.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus perampokan bank tersebut.

“Sampai saat ini perkembangannya belum ada titik terang,” kata Tatan, Rabu (8/8/2018).

Dijelaskannya, pihak kepolisian yang menyelidiki kasus ini mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus perampokan yang diduga menggunakan senjata api karena minimnya saksi.

“Saksi minim dan tidak mengenali secara langsung para pelaku yang mengenakan sebo,” jelasnya.

Lebih jauh Tatan mengungkapkan bahwa mobil yang diduga digunakan para pelaku saat menjalankan aksinya juga masih terus diselidiki melalui CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah dilakukan pemeriksaan melalui rekaman CCTV, tidak dapat membuktikan kendaraan tersebut digunakan ketiga pelaku. Dari hasil rekaman tersebut, pemilik mobil bukan pelaku perampokan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, perampokan Bank BTPN di Pasar IX, Desa Tembung, terjadi pada Selasa (10/7) sekitar pukul 08.00 WIB. Dari keterangan masyarakat yang berada di lokasi kejadian, ada tiga orang yang mengendarai mobil berwarna hitam masuk ke bank tersebut.

Pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang masuk ke dalam bank dan menyandera pegawai serta satpam dengan menggunakan senjata sejenis pistol. Tiga pelaku itupun membawa kabur uang tunai senilai Rp148 juta. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds