Atasi Banjir, Pemko Medan Bakal Bangun Waduk

Banjir di Jalan Karya Wisata, Medan-Johor, beberapa waktu lalu. 
foto : istimewa

Banjir di Jalan Karya Wisata, Medan-Johor, beberapa waktu lalu. foto : istimewa

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana membangun waduk atau tempat resapan air. Hal ini sebagai solusi untuk mengatasi persoalan banjir yang terjadi, selain pengerukan sungai.

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengaku sudah dibuat desainnya. Desain yang dibuat oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan ada sebanyak lima waduk.

“Waduk ini fungsinya sebagai tempat resapan air. Desain yang telah dibuat nantinya di wilayah Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Polonia dan dua kecamatan lainnya,” kata Akhyar baru-baru ini.

Akhyar juga mengaku, saat ini sedang mempersiapkan lokasi yang dijadikan sebagai waduk. Namun, dalam persoalan ini membutuhkan waktu untuk pembebasan lahannya.

“Alokasi biaya yang akan dikeluarkan dari APBD. Akan tetapi, setelah masalah lahan tuntas akan dikoordinasikan kepada kementerian terkait untuk pembangunannya. Jadi, sementara ini masih Pemko dan sedang dipersiapkan,” tuturnya.

Disinggung berapa alokasi anggaran yang harus dikeluarkan untuk membuat satu waduk, Akhyar belum bisa memastikan. Menurut dia, tergantung dari harga lahannya. “Saya tidak ingat persis angkanya, karena nanti kalau dibilang sekian tapi tiba-tiba berubah bagaimana,” tukas Akhyar.

Diakui dia sulit untuk membangun waduk di Kota Medan karena tidak ada ketersediaan lahan yang memadai. Oleh sebab itu, pihaknya akan lebih dahulu melakukan pembebasan lahan. “Sedang dicari lahan yang bisa dibuatkan waduk, sejauh ini belum ketemu lahannya,” tandasnya.

Sementara, pengamat tata kota Bhakti Alamsyah mengatakan, waduk menjadi alternatif paling cepat mengatasi banjir yang terjadi di Medan. Selain itu, membangun tempat pompa air karena di titik tertentu ada parit yang airnya harus dipompa agar dapat mengalir.

“Kalau waduk kemungkinan anggaran yang dikeluarkan cukup besar. Oleh karenanya, tempat pompa air dirasakan paling tepat. Pun begitu, jika Pemko sudah berencana membuat waduk tentu sangat bagus dan pastinya telah siap anggarannya,” ujarnya.

Menurut akademisi Universitas Pembangunan Panca Budi Medan ini, kontur atau kondisi geografis Kota Medan cekung di tengah. Maka dari itu, apabila dibuat waduk atau serapan air tentu bisa dialirkan ke sana.

“Tempat yang paling utama dibuat waduk di Taman Beringin, depan rumah dinas Gubernur Sumut. Sebab, di tempat itu sangat tepat apalagi ada aliran sungai,” tukasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds