Kondisi Alam Jadi Kendala Pencarian Tiga Mahasiswa UMN yang Hanyut di Sungai Asahan

Petugas gabungan sebelum bergerak menyusuri TKP untuk berusaha mencari para korban, Kamis (9/8/2018).
Foto : Instagram/@potretumn

Petugas gabungan sebelum bergerak menyusuri TKP untuk berusaha mencari para korban, Kamis (9/8/2018). Foto : Instagram/@potretumn

POJOKSUMUT.com, ASAHAN-Tim gabungan dari BPBD, SAR dan aparat di Kabupaten Asahan hingga Kamis (9/8/2018) siang masih melakukan pencarian terhadap tiga mahasiswa Universitas Muslimin Nusantara (UMN) Medan dan seorang pelajar yang hilang di Sungai Asahan.

Namun, kondisi alam yang cukup sulit di sungai sepanjang 12 kilometer itu menyebabkan proses pencarian korban terkendala.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan, Khaidir Sinaga mengatakan sampai sejauh ini pencarian ini melibatkan sekira 80 orang personel untuk melakukan pencarian. Dalam pencarian ini, BPBD Asahan dan Basarnas dibantu Mapala UMN.

“Masyarakat dari Toba Samosir dan Kecamatan Bandar Pulau juga turut menjadi relawan untuk melakukan pencarian dan penyelamatan,” ungkap Khaidir.

Menurut dia, kendala yang dihadapi tim pencari adalah arus yang sangat deras. Sungai Asahan terkenal memiliki arus dengan grade 6.

“Selain arus yang sangat deras, tebing yang ada di Sungai Asahan juga menyulitkan tim pencari. Tebingnya tinggi antara 30 meter hingga 70 meter. Kita harus menempuh medan yang jauh dan sulit,” terang Khaidir.

Pun begitu, sambungnya, tim pencari terus menyusuri alur sungai untuk menemukan korban. “Kita berharap semoga dapat ditemukan hari ini,” tutur dia.

Lebih lanjut Khaidir mengatakan masa pencarian akan dilakukan hingga lima hari kedepan. Hal ini, katanya, sesuai koordinasi dengan Muspika Asahan.

“Semula mereka diberi target tiga hari. Namun, setelah berkoordinasi dengan instansi terkait maka pencarian akan dilakukan selama lima hari,” jelasnya.

Selain itu, terdapat dua posko yang telah digunakan dalam pencarian ini. Posko itu ditempatkan di Desa Marjandi Aceh, Aek Sonsongan, dan Bandar Pulau.

Diberitakan sebelumnya, 4 orang dinyatakan hilang setelah hanyut di di Sungai Asahan, Rabu (8/8/2018). Keempatnya terdiri dari itga mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) Medan dan seorang pelajar.

Berdasarkan informasi dihimpun, keempat orang yang masih dalam pencarian masing-masing: Maya Daulay (21), warga Deli Serdang; Maulidia Batubara (21), warga Deli Serdang; Dwihadi Hendra (21), warga Sumatera Barat; dan Fery (14), pelajar asal Siumbut-umbut. Musibah itu terjadi saat rombongan mereka rekreasi di sungai berarus deras itu. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds