Parah! Begini Kondisi Parit di Medan Amplas

Kondisi parit di Medan Amplas

Kondisi parit di Medan Amplas

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Miris benar melihat kondisi parit di salah satu kawasan di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan. Akibat kurangnya kesadaran serta kepedulian masyarakat sekitar, menyebabkan parit mengalami sendimentasi (pendangkalan) yang cukup parah akibat dipenuhi sampah.

Kondisi itu terjadi karena masyarakat dengan seenaknya membuang sampah rumah tangganya dalam parit. Alhasil, setiap kali hujan deras parit pun tidak mampu menampung debit air hujan sehingga meluap dan menggenangi rumah warga sekitar.

Pemandangan miris ini terungkap ketika puluhan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Amplas melakukan pembersihan, kemarin.

Padahal, pihak kecamatan telah memasang papan pengumuman larangan untuk tidak membaung sampah dalam parit. Namun papan pengumuman itu tak diindahkan, warga tetap saja membuang sampah sehingga parit dipenuhi sampah.

Selain permukaan parit, sampah juga menumpuk di bawah jembatan sehingga air tidak mengalir.  Dengan menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan penggaruk, puluhan personel P3SU bahu-membahu membersihkan parit dari sampah sekalipun harus berendam. Berkat kerja keras yang dilakukan, sedikit demi sedikit  sampah yang menutupi permukaan parit berhasil diatasi.

Begitu juga dengan tumpukan sampah di bawah jembatan, berhasil diatasi setelah sejumlah pekerja menerobos masuk tanpa menghiraukan hambatan maupun pengapnya udara di bawah jembatan.  Hingga menjelang tengah hari, permukaan parit dan di bawah jembatan bersih dari sampah. Bersamaan itu pun air parit yang selama ini tersendat lajunya kini mengalir dengan deras.

Camat Medan Amplas Khoiruddin Rangkuti mengaku, tidak henti-hentinya mengingatkan kepada warganya agar mencintai lingkungan sekitarnya.

“Kami imbau warga Medan Amplas untuk mengetuk hatinya supaya tidak membuang sampah sembarangan lagi, terutama dalam parit. Apabila parit bersih, debit air pun berjalan lancar sehingga air tidak keluar hingga ke bahu jalan maupun rumah warga,” harap Khoiruddin, Jumat (10/8/2018). (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds