Imigran Srilangka Dirampok di Medan, Kalung Emas 10 Gram Dirampas

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Amalanthan Sabari alias Sabari (17), imigran asal Srilangka menjadi korban perampokan di Jalan TB Simatupang/Kampung Lalang, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (11/8/2018) kemarin.

Dalam peristiwa itu, pemuda berbadan kurus ini mengalami kerugian kalung emas seberat 10 gram. Disebut-sebut, pelakunya berjumlah empat orang pejalan kaki.

Korban yang tinggal di lokasi penampungan Imigran Jalan Bangau Medan didampingi warga kepada wartawan menceritakan, awalnya dirinya naik angkot 32 dan turun di Jalan TB Simatupang dekat kantor BRI persis tidak jauh dari pos polisi, Simpang Kampung Lalang. Dia berencana hendak berkunjung ke rumah temannya.

Namun, tiba-tiba tangan sebelah kanannya dipegang seorang dari dua pelaku sambil membekap dan memeluk dirinya dari belakang. Korban berusaha meronta, dari bekapan tapi tidak berhasil.

Tak lama, datang lagi dua pelaku langsung merampok kalung emas yang melingkar di lehernya. Atas kejadian itu, korban dengan warga mencoba melaporkan ke polsek terdekat. Akan tetapi, ternyata petugas menyarankan membuat pengaduan ke Polrestabes Medan karena korbannya orang asing.

“Saya minta kepada polisi agar bisa segera menangkap para pelaku perampokan itu. Sebab saya sempat memfoto pelaku yang bekap mulut saya,” ujar korban.

Sebelum menuju ke Polrestabes Medan, korban mengaku bahwa dirinya berada di Kota Medan sejak tahun 2015. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

DCS Masih Bisa TMS, Ini Faktornya…

Komisioner KPU Medan Pandapotan Tamba menambakan, dari DCS yang diumumkan jika ada TMS otomatis nomor bacaleg di bawahnya naik ke …