Umat Kristiani Medan Mulai Berburu Aksesoris Natal

Umat kristiani memilih perhiasan natal.
foto : fir/pojoksumut

Umat kristiani memilih perhiasan natal. foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Perayaan Hari Natal sudah di depan mata. Tidak sampai dua pekan, hari besar keagamaan umat kristen ini akan dirayakan.

Keceriaannya pun sudah terasa di Kota Medan, di mana beberapa pusat perbelanjaan telah berhias dengan pernak-pernik natal. Begitu juga dengan sejumlah masyarakat yang merayakannya, mulai memburu hiasan perlengkapan natal.

Salah satunya seperti yang terlihat di Toko Buku Rohani dan Acessories Logos, yang berada di lantai 3 Plaza Medan Fair. Toko tersebut mulai ramai didatangi para pengunjung yang ingin membeli aksesoris natal.

Menurut seorang karyawan toko itu, Ruth Nanni Rotua Sihite, sejak sebulan terakhir peningkatan pengunjung mulai terasa, dan bulan ini semakin meningkat.

Diprediksi kondisi ini meningkat hingga 50 persen lebih dari hari biasanya, hingga menjelang sepekan perayaan natal dan tahun baru.

Ia menyebutkan, di tokonya yang berada tepat di depan Matahari Store ini, menyediakan berbagai pernak-pernik atau hiasan perlengkapan natal.

Di antaranya, pohon natal, krans, lampu hias, rumbai untuk pohon natal, topi, taplak meja bermotif sinterklass, boneka sinterklass, buku doa, bintang, tiga raja, lonceng, kaus kaki sinterklaas dan banyak lagi. Bahkan, ada taplak meja buatan dari Amerika yang sengaja kita impor.

“Untuk pohon natal tersedia mulai dari ukuran 30 cm dengan harga Rp50 ribuan hingga berukuran kurang lebih 13 kaki, atau sekitar lebih dari 10 meter dengan harga Rp3,5 juta. Sedangkan harga aksesoris natal lainnya bervariasi dan tidak terlalu mahal (Rp50 ribu hingga Rp300 ribu),” tutur Ruth sebagai supervisor.

Dia menambahkan, selain menyediakan aksesoris natal, pihaknya juga menjual perlengkapan untuk malam kebaktian seperti lilin. Bahkan, ada juga beberapa tempat lilin. Tak hanya itu, tersedia berbagai barang yang cocok untuk kado di malam natal kepada keluarga, pasangan atau sahabat.

Sementara, di Pasar Tradisional Medan Petisah, para penjual pernak-pernik natal juga mulai ramai dikunjungi. Bahkan, toko pakaian tak luput dari pengunjung.

Salah satu toko pakaian di Petisah menyebutkan, dari tahun ke tahun pakaian yang dicari untuk natal lebih banyak pakaian formal. Kalau untuk anak-anak banyak yang pakaian selayar agar lebih meriah. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds