Beginilah Kondisi Siswa SMA Negeri 2 Saat Ditemukan di Air Terjun Sibolangit

Salah seorang siswa SMA Negeri 2 (kiri) saat ditemukan tim gabungan.
foto : ring/pojoksumut

Salah seorang siswa SMA Negeri 2 (kiri) saat ditemukan tim gabungan. foto : ring/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Empat siswa kelas X-11 SMA Negeri 2 Medan, Alfi, Putra, Reza dan Faris ahirnya berhasil ditemukan. Keempatnya ditemukan dalam keadaan sehat setelah terpisah dari rekan-rekannya, saat melakukan survei di lokasi wisata Air Terjun Satu Hati, Sibolangit, untuk sebuah kegiatan

Seperti diungkapkan Camat Sibolangit, Amos Karo-karo kepada wartawan kemarin, mereka masuk ke lokasi pada Senin sore.

“Mereka masuk ke lokasi wisata air terjun sekitar jam empat (16.00 WIB). Menurut informasi, mereka mau mengadakan kegiatan. Mereka kami duga kesasar. Mereka berempat itu tidak melapor di pos depan. Seharusnya, bagi yang mau masuk, melapor dulu,” ungkap Amos.

Empat Siswa SMA Negeri 2 Medan Dikabarkan Hilang di Air Terju Sibolangit

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim pencari gabungan dari Muspika Sibolangit, pihak Koramil, tim SAR dan masyarakat akhirnya menemukan korban di Lokasi Hutan Wisata, Air Terjun Satu Hati, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Keempatnya ditemukan dalam kondisi lemas karena kedinginan didaerah aliran sungai.

“Alhamdulillah…Mereka ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB. Dan saat ini kami sudah tiba di Medan,” kata Dedy Ardiansyah, orang tua dari Reza sesaat lalu, Selasa (13/12/2016).

Dia menjelaskan, kedatangan Reza dan rekan-rekannya ke lokasi tersebut adalah untuk melakukan survei lokasi yang akan mereka gunakan untuk kegiatan sekolah.

Dari 11 orang yang melakukan survei, rombongan mereka terpisah dari rekan lainnya dan tersesat saat melakukan penelusuran sungai.

“Karena sudah gelap jadi mereka memang berinisiatif bermalam di situ. Makanya mereka berhenti diatas batu pada aliran sungai itu. Masalahnya memang mereka tidak membawa perbekalan,” ujarnya.

Pagi tadi (Selasa 13/12/2016) , Reza dan kawan-kawannya sudah tiba di Medan dengan dijemput oleh orang tua mereka masing-masing. Keempatnya sempat dirawat di rumah Camat Sibolangit karena mengalami luka-luka ringan pada kaki mereka.

“Syukurlah saat ini mereka sudah ditemukan,” ungkap orang tua siswa. (ring/pojoksumut/nin)



loading...

Feeds