Pelatih Timnas Thailand Ini Tegaskan Bakal Tampil Menyerang di Final

Pelatih Timnas Thailand, Kiatisuk Senamuang (kiri), memandu latihan skuadnya di Lapangan Sekolah Pelita Harapan Sentul, Bogor, Senin (12/12/2016). 
FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

Pelatih Timnas Thailand, Kiatisuk Senamuang (kiri), memandu latihan skuadnya di Lapangan Sekolah Pelita Harapan Sentul, Bogor, Senin (12/12/2016). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

POJOKSUMUT.com, TIMNAS Thailand sangat tegas dengan target juara di AFF. Pulang dengan kemenangan menjadi optimisme tim ini lawan Indonesia, besok (14/12/2016) di Stadion Pakansari, Bogor.

Kiatisuk Senamuang, pelatih Timnas Thailand mengatakan untuk bisa mencapai target tersebut dia akan menginstruksikan pemainnya untuk bermain menyerang.

“Kami datang ke sini untuk memetik kemenangan, jelas kami akan tampil menyerang. Meski kami tahu pertandingan melawan Indonesia tidak pernah muda,” ujarnya setelah latihan di Sekolah Pelita Harapan, Sentul-Bogor, sore kemarin (12/12/2016).

Bermain dengan formasi 3-4-1-2, striker haus gol Teerasil Dangda yang sudah melesatkan lima gol sepanjang turnamen ini, bakal diberikan kepercayaan khusus untuk mengobrak abrik lini pertahanan tuan rumah. Dia akan berpasangan dengan Siroch Chatthong di lini depan.

Bukan hanya asal serang, pelatih berusia 43 tahun itu juga sudah mengetahui sejumlah kekuatan Garuda -julukan Timnas Indonesia- yang perlu di antisipasi.

Menurut dia, ada sejumlah pemain Indonesia yang berbahaya. Selain Boaz Solossa, ada juga Rizky Pora dan Andik Vermansah yang harus di antisipasi oleh mereka.

Stefano Lilipaly yang selama ini menjadi jenderal lapangan di lini tengah pun bakal mendapat pengawalan ketat dari penggawa Gajah Perang, sebutan Thailand.

“Kami tahu striker Indonesia sangat cepat, begitu juga kedua winger mereka, di sisi kiri dan sisi kanan lapangan. Tapi, kami akan mencoba meng cover mereka dari semua lini,” papar dia.

Status Indonesia yang tidak pernah diperhitungkan sebelumnya karena baru keluar dari sanksi FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional) pada Mei lalu, tidak menjadikan alasan bagi Kiatisuk untuk menurunkan tempo permainan.

Sebab, di mata dia, Indonesia sedang menunjukan grafik meningkat belakangan ini.

“Bagi saya, tak ada tim underdog saat ini. Indonesia sudah bermain lebih percaya diri dibandingkan laga pertama mereka di penyisihan grup,” jelas dia.

“Mereka mempunyai kemampuan, mereka mempunyai kekuatan saat bertahan dan menyerang, semua akan fatal bila kami tidak berhati-hati,” terangnya. (ben/jpg/nin)



loading...

Feeds