Duh, Pedagang Keliling Lewat Lihat Bocah Sendirian, Langsung Dicabuli

Korban  bersama ibunya melaporkan kejadian pencabulan yang diduga dilakukan seorang penjual keliling.
foto : metrosiantar

Korban bersama ibunya melaporkan kejadian pencabulan yang diduga dilakukan seorang penjual keliling. foto : metrosiantar

POJOKSUMUT.com, SIANTAR-Kejahatan seksual makin menggerikan. Bahkan para pelaku tega melakukan hal keji tersebut kepada balita dan di sekitar rumah korban.

Adalah seorang pedagang keliling berinisial PT (47), warga Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, kepergok mencabuli bocah tiga tahun berinisial AS.

Peristiwa itu berlangsung di samping rumah korban di Jalan Naga Huta, Kecamatan Siantar Sitalasari, Senin (12/12/2016) sekira pukul 18.00 WIB.

Informasi dihimpun METRO SIANTAR (grup pojoksumut.com), tersangka merupakan pedagang keliling yang sering lewat dari rumah korban. Tersangka pun sering melihat korban bermain sendiri di depan rumah.

Saat itu situasi seputaran rumah korban dalam keadaan sepi. Kondisi itupun dimanfaatkan tersangka untuk melancarkan niatnya mencabuli korban.

Ketika melihat korban sedang bermain sendiri di depan rumah, tersangka mengajak korban ke samping rumah.

Selang beberapa menit kemudian, ibu korban DS (26) yang merasa tidak mendengar suara anaknya bermain, lantas keluar rumah dan tidak melihat anaknya bermain.

Ketika melihat ke samping rumah, DS sontak terkejut melihat anaknya dicabuli pedagang keliling yang sering lewat dari rumahnya. Spontan, DS menjerit minta tolong, sehingga mengundang perhatian warga yang langsung berdatangan ke lokasi kejadian.

Dalam hitungan menit, warga berkumpul dan menangkap tersangka. Sesekali warga melayangkan pukulan ke tubuh tersangka, hingga tersangka mengalami luka lebam. Tak berapa lama, petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian dan mengamankan tersangka.

Terpisah, Kanit I SPKT Polres Siantar Aipda Hotmen Saragih, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Tersangka sudah diamankan. Korban dan tersangka sudah berdamai, sehingga korban tidak jadi membuat laporan,” ujarnya. (th/MS/jpg/nin)



loading...

Feeds