Kisah Tragis MA, Malam Pertamanya Hancur Saat Suaminya Tahu Perawannya Dirampas Ayah Kandung

Pelaku yang tega menodai anak gadisnya sendiri berulang kali.
foto  : metroasahan/jpg

Pelaku yang tega menodai anak gadisnya sendiri berulang kali. foto : metroasahan/jpg

POJOKSUMUT.com, TANJUBALAI-Kebahagiaan MA (18) sebagai pengantin baru tak berselang lama, begitu sang suami RA (21) mendapati kenyataan pahit.

Ternyata MA tak lagi perawan sekaligus membuka tabir yang selama ini disimpannya rapat tepat di malam pertama. Mirisnya, mahkota MA direnggut sang ayah kandung jauh sebelum MA menerima pinangan RA menjadi istri.

Dilansir dari Metro Asahan (grup pojoksumut.com), awalnya MA menolak bercerita. Namun karena terus didesak, akhirnya dia mengaku bahwa yang telah merenggut kesuciannya adalah Su alias A yang tak lain adalah ayah kandungnya.

Mendengar pengakuan istrinya, RA kaget bukan kepalang. Keesokan harinya, RA melaporkan pengakuan istrinya kepada mertua perempuannya atau ibu MA. Kemudian, RA bersama ibu mertuanya membuat pengaduan ke Polres Tanjungbalai, Senin (12/12/2016).

Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP Yayang Rizky Pratama SIK didampingi Kasubag Humas AKP Y Sinulingga melalui Ipda Michael membenarkan laporan tersebut.

Setelah mendapat laporan tersebut, Michael langsung memimpin anggotanya untuk melakukan penangkapan terhadap A. Setelah melakukan pengintaian, A berhasil diamankan di kediamannya tanpa perlawanan.

“Setelah ibu kandung dan suami korban membuat laporan, petugas kemudian mengamankan pelaku di kediamannya,” ujar Michael, Selasa (13/12/2016).

Michael memaparkan, A tega menodai kesucian MA (18) putri kandungnya sejak delapan bulan terakhir. Bahkan, perbuatan tersebut sudah 10 kali dilakukan.

Tersangka mengaku tega memerkosa anak gadisnya karena geram melihat anak gadisnya yang selalu tidak sopan dalam berpakaian. Menurut tersangka anaknya selalu memakai pakaian seksi saat di dalam rumah. Hal itu membuatnya terangsang dan ingin menikmati tubuh anak gadisnya.

Menurut pengakuan A yang merupakan warga Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar Tanjungbalai ini, perbuatan tak terpuji yang dilakukannya bermula saat melihat anak gadisnya sedang mandi di tangkahan.

A mengaku, entah kenapa dirinya tergiur melihat kemolekan tubuh anak gadisnya. Setelah MA selesai mandi, A mengikuti anak gadisnya pulang. Saat MA masuk ke kamar dan hendak memakai pakaian, A masuk ke dalam kamar anaknya secara diam-diam.

Lalu A memaksa anak gadisnya melayani nafsunya. Saat itu A mengancam akan membunuh MA jika MA tidak mau melayaninya atau mengadu ke ibunya. Karena takut ancaman ayahnya, MA akhirnya pasrah dengan perbuatan ayahnya.



loading...

Feeds