UMSU Terbanyak Lulus Sertifikasi Dosen Se-PTS Sumut

UMSU

UMSU

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) tercatat terbanyak meraih kelulusan sertifikasi dosen se-perguruan tinggi swasta (PTS) Sumut di lingkungan Kopertis Wilayah I.

Sertifikasi dosen (serdos) tersebut dilakukan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Berdasarkan data Kemristekdikti, baru 46 persen dosen yang sudah disertifikasi dari jumlah sekira 180.000 dosen. Padahal sesuai UU Guru dan Dosen yang disahkan pada tahun 2005, para dosen seharusnya sudah disertifikasi sebelum 2015.

Rektor UMSU, Dr Agussani MAP mengungkapkan, hingga saat ini sudah 260 tenaga pengajar UMSU lulus sertifikasi dosen. Terakhir, Kemenristekdikti meluluskan 13 dosen UMSU dari Fakultas ISIP, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum.

Sedangkan 15 dosen lagi, sambungnya, masih mengikuti tes oleh kementerian, seperti TPA dan TOEF, mengisi data D3 serdos yaitu penilaian atasan langsung, penilaian dari teman sejawat, penilaian dari mahasiswa, penilaian diri sendiri sebanyak 24 item.

Kemudian, portofolio peserta serdos di antaranya melampirkan jejak rekam sebagai dosen sesuai tridarma perguruan tinggi, selalu aktif melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM), menerbitkan buku ajaran.

Selain itu, ada juga lampiran berupa jurnal penelitian di dalam maupun di luar negeri, mengajar di setiap semester, memberi bimbingan mahasiswa tugas akhir (TA) dan kuliah kerja lapangan (KKP), sebagai penasehat akademik, ikut terlibat dalam kegiatan kemahasiswaan dan memiliki prestasi akademik yang baik.

“Kita patut berbangga mendapat kuota kelulusan sertifikasi dosen yang paling banyak dibanding PTS lainnya. Ini tidak terlepas dari upaya pengelolaan dan pembinaan akademik serta kualitas SDM dosen di UMSU,” ujar Agussani di kampus UMSU kepada wartawan, Rabu (14/12/2016).

Dengan pencapaian itu, kata dia, ditekankan beberapa hal. Pertama, para dosen yang telah lulus sertifikasi agar meningkatkan kualitas diri dan mutu akademik sesuai tuntutan tridarma perguruan tinggi.

Kedua, meningkatkan peran serta dalam mengembangkan UMSU dan persyarikatan Muhammadiyah yang telah memasuki usia ke-107 tahun hijriah atau 104 tahun masehi.

“Diharapkan kepada para dosen yang lulus dan terpilih sebagai dosen profesional, dapat menjalankan tugas, peran dan fungsinya dengan segala hak dan kewajiban yang melekat pada sertifikasi dosen. Oleh karena itu, dengan kemajuan dan kemampuan dosen, maka akan memperkuat akademik,” tutur rektor.

Dia menambahkan, ke depannya akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan mutu dan relevansi terhadap tridarma perguruan tinggi.

Tak hanya itu juga, akan mengembangkan budaya akademik di lingkungan kampus serta moral dan karakter untuk kesejahteraan. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds