Bareskrim Polri Panggil Eko Patrio Terkait Cuitan Penangkapan Teroris Pengalihan Isu

Eko Patrio
foto : Hello-PET

Eko Patrio foto : Hello-PET

POJOKSUMUT.com, POLITISI dan komedian Eko Patrio tersandung kasus dan bakal berurusan dengan pihak berwajib.

Eko dipanggil Bareskrim Polri terkait penyataannya di media soal pengungkapan bom Bekasi adalah pengalihan kasus Ahok.

Penyidik Bareskrim Polri sendiri membenarkan adanya panggilan untuk politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Polri, Brigadir Jenderal Agus Andriyanto menyebutkan, surat panggilan untuk Eko telah dilayangkan Rabu (14/12/2016) lalu.

“Kita sih sudah kasih surat ke dia (Eko). Hanya kan batasnya tiga hari. Kalau dia datang hari ini ya bagus,” ujar Agus ketika dikonfirmasi di kantornya, Bareskrim Mabes Polri, gedung KKP, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2016).

Namun, Agus enggan membeberkan secara rinci apa saja yang hendak diklarifikasi penyidik dari Eko. Agus berdalil akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan penyidik yang menangani masalah ini.

“Kita bakal layangkan klarifikasi dari ucapan yang disampaikan,” ucap Agus.

Sebelumnya memalui akun twitternya, Eko menyebut peristiwa penangkapan terduga teroris di Bekasi, pada Sabtu (10/12/2016) sore lalu, adalah upaya pengalihan isu kasus penistaan agama yang menjerat Ahok.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto protes soal pemanggilan ini.

Protes itu disampaikan dalam rapat paripurna DPR.

“Ada anggota kami dipanggil pihak kepolisian karena komentarnya di media. Walaupun komentar itu belum tentu benar,” tegasnya saat rapat berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dia mengatakan, pihak kepolisian tidak bisa sembarangan memanggil anggota lembaga legislatif itu.

“Sementara, anggota maupun pimpinan DPR baru bisa dipanggil atas izin presiden. Kecuali (kasus) terorisme dan korupsi,” sebut Yandri.



loading...

Feeds