Pencakar Polisi Itu Digaji Rp11 Juta tapi Ngakunya Masih Belum Cukup

Dora Natalia Singarimbun

Dora Natalia Singarimbun

POJOKSUMUT.com, Video Dora Natalia Singarimbun mengamuk dan mencakar polisi, Aiptu Sutisna jadi viral dan menjadi perbincangan heboh di media sosial (medsos). Banyak yang penasaran siapa sosok Dora Natalia.

Dora Natalia merupakan pegawai Mahkamah Agung (MA). Dora lahir di Medan, 29 Desember 1981. Ia dilantik menjadi pejabat Eselon IV di lingkungan Mahkamah Agung pada Kamis, 31 Desember 2015.

Selain prilakunya yang kasar kepada polisi, Dora Natalia juga menjadi buah bibir lantaran curhat soal gaji di media sosial facebook.

Lewat akun facebooknya, Dora merinci pendapatannya sebagai pegawai MA. Dora mendapatkan gaji Rp 3 juta dan remunerasi Rp 8 juta. Total pendapatan Dora yakni Rp 11 juta.

Pendapatan Rp 11 juta rupanya tak mencukupi biaya hidup Dora Natalia dan keluarganya. Sebab dia memiliki cicilan bank, termasuk cicilan rumah dan mobil. Karena itulah Dora memutuskan untuk menjadi dirver Grab untuk menambah pendapatannya.

“Besok sdh gajian kurang lebih 3 jutaa.. saldo rekening 4 jt. Tapi bakal di debet bayar cicilan rumah 3,7 juta. Gaji yg masuk. Bayar wang skul 1 jt gaji k fera 1 jt. Sisanya belanja bulanan. Remun yg masuk 8 juta. Blom bayar mobil 3,2 jt. Blom byr bjb syariah 4,5 juta. Manaalaaah cukup FB. Tolong dooong di share siapa yg mau bantuin gue. Btw gue ada job sampingan kooq as GrAB DriVer. Anak mama yg ganteeng mulai besok mama mu ini pulang kantor ngegrab yaahhh,” demikian postingan Dora pada 27 Oktober.

Namun klaim Dora sebagai dirver Grab langsung dibantah Public Relation Manager Grab Indonesia, Ekhel Liu. Menurut Ekhel, nama Dora Natalia tak terdaftar sebagai driver Grab.

“Nama tersebut tidak. Kami sudah melakukan pengecekan. Tidak ada nama Dora Natalia atau Dora Natalia Singarimbun yang terdaftar dalam sistem kami sebagai mitra pengemudi,” ujar Ekhel.

Berikut video Dora saat menyerang polisi

(one/pojoksatu/sdf)



loading...

Feeds